Long Weekend Tahun Baru Islam, 162.938 Kendaraan Tinggalkan Jakarta

kumparanNEWSverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepadatan Tol Jagorawi Jelang Libur Tahun Baru Islam. Foto: Yulius Satria/ANTARAFOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kepadatan Tol Jagorawi Jelang Libur Tahun Baru Islam. Foto: Yulius Satria/ANTARAFOTO

Peningkatan arus lalu lintas di jalan tol terlihat pada H-1 libur tahun baru Islam. PT Jasa Marga (Persero) Tbk selaku pengelola jalan tol mencatat sebanyak 162.938 kendaraan meninggalkan Jakarta pada Rabu (19/8).

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru, mengatakan jumlah itu merupakan hasil kumulatif dari sejumlah gerbang tol utama, yaitu GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan), dan GT Cikampek dan GT Kalihurip Utama (arah Timur).

Contraflow di Cikampek. Foto: Jasa Marga

"Total volume lalin yang meninggalkan Jakarta ini naik 39,2% jika dibandingkan lalin normal," kata Heru dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Kamis (20/8).

Jika dirinci kendaraan paling banyak meninggalkan Jakarta ke arah timur atau melalui gerbang Tol Cikampek Utama 1 dan Kalihurip Utama 1.

Jumlah kendaraan yang meninggalkan Ibu Kota di masa long weekend melalui gerbang Tol Cikampek Utama 1 sebanyak 42.556 kendaraan atau naik sebesar 69,2% dari lalin normal. Sedangkan jumlah kendaraan yang melalui gerbang Tol Kalihurip Utama 1 sebanyak 35.558 kendaraan, meningkat 53,7% dari lalin normal.

"Total kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Timur adalah sebanyak 78.114 kendaraan, naik sebesar 61,8% dari lalin normal," kata Heru.

embed from external kumparan

Untuk yang menuju Barat melalui gerbang Tol Cikupa atau Tol Tangerang-Merak sebanyak 47.748 kendaraan, naik 19,3% dari lalin normal. Sedangkan jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Selatan melalui gerbang Tol Ciawi 1 Jalan Tol Jagorawi sebanyak 37.076 kendaraan, naik sebesar 29,1% dari lalin normal.

"Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol agar dapat mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol," kata Heru.

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)