Lonjakan Kasus Corona di DIY, UII Kembali Aktifkan Isoter di Rusunawa

23 Februari 2022 12:19 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Suasana isolasi terpadu pasien corona di Susunawa UII, Sleman. Foto: UII
zoom-in-whitePerbesar
Suasana isolasi terpadu pasien corona di Susunawa UII, Sleman. Foto: UII
ADVERTISEMENT
Universitas Islam Indonesia (UII) kembali mengaktifkan isolasi terpadu pasien corona di rusunawa yang berada di selatan Kampus Terpadu UII di Jalan Kaliurang KM 14,5, Kabupaten Sleman. Isoter mulai diaktifkan hari ini, Rabu (23/2).
ADVERTISEMENT
Langkah UII ini sebagai respons atas melonjaknya kasus corona di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Koordinator Isoter UII dr Nur Aisyah Jamil mengatakan fasilitas kesehatan darurat ini dikelola kampus dengan menggandeng Pemkab Sleman, RS JIH, RS UII, serta para donatur.
Masyarakat yang terkonfirmasi corona tanpa gejala atau gejala ringan dapat menjalani isolasi di Isoter UII secara gratis.
"Fasilitas yang disiapkan pun cukup lengkap karena tempat isoter ini berlantai 4 dan mampu menampung 69 pasien. Setiap kamar tidur hanya diisi 1 pasien. Sementara kamar mandi juga telah dipisahkan sesuai nomor masing-masing pasien," kata Nur Aisyah, Rabu (23/2).
Petugas medis yang ada di sana berasal dari RS JIH dan RS UII. Selain itu, isoter juga berkoordinasi dengan PT. Unisia Polifarma untuk ketersediaan obat bagi pasien.
ADVERTISEMENT
"Pasien rujukan dari Puskesmas setempat akan menjalani isolasi selama minimal sepuluh hari dan atau sudah dinyatakan dokter layak untuk selesai menjalani isolasi," ujar dia.
Jika saat isolasi kondisi pasien menurun, maka petugas akan merujuk ke rumah sakit rujukan corona agar mendapatkan perawatan lanjutan.
"Setelah dinyatakan selesai menjalani isolasi, pasien akan mendapatkan surat keterangan selesai isolasi. Pasien harus tetap mengikuti protokol kesehatan dan mematuhi instruksi pasca isolasi dari dokter," katanya.
Isoter UII juga telah menyediakan call center 0821-3751-1944 dan laman situs web di https://www.uii.ac.id/isoter-covid-19/ untuk memudahkan masyarakat.
Seperti diketahui, kasus harian corona di DIY per Selasa (22/2) mencapai 2.450 orang.