Louis Vuitton Pastikan Tak Suplai Bahan Baju Dinas Anggota DPRD Kota Tangerang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Louis Vuitton. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Louis Vuitton. Foto: Shutter Stock

Pembuatan baju dinas anggota DPRD Kota Tangerang tahun 2021 disebut akan menggunakan bahan dari sejumlah brand internasional, salah satunya brand mewah asal Perancis, Louis Vuitton.

Menanggapi hal ini Louis Vuitton Indonesia memastikan pihaknya tidak pernah menyuplai pengadaan baju dinas untuk anggota DPRD Kota Tangerang.

"Louis Vuitton tidak ada keterkaitan dengan pemberitaan tersebut. Brand Louis Vuitton tidak ada pengadaan fabric material [bahan kain] maupun segmen bisnis untuk uniform," kata Eunike Santosa, Communication Manager Louis Vuitton Indonesia, kepada kumparan, Selasa (10/8).

kumparan post embed

Pengadaan Dibatalkan

Sebelumnya diberitakan, pengadaan bahan baju dinas anggota DPRD Kota Tangerang menuai sorotan publik. Pokja Unit Layanan Pengadaan (ULP) Sekretariat DPRD Kota Tangerang, Hadi Sudibjo, mengatakan ada empat merek bahan pakaian yang akan digunakan dalam pengadaan baju dinas tahun 2021.

Pertama, merek Louis Vuitton akan digunakan untuk pakaian dinas harian (PDH). Kemudian, merek Lanificio Di Calvino untuk pakaian sipil resmi (PSR). Untuk pakaian sipil harian (PSH) akan menggunakan merek Theodoro. Sementara itu, pakaian sipil lengkap (PSL) menggunakan Thomas Crown.

"Ada empat bahan, salah satunya Louis Vuitton," kata Hadi, Selasa (10/8).

Pengadaan baju dinas itu untuk 50 anggota dewan. Total anggaran untuk pakaian dinas itu mencapai Rp 1,2 miliar. Rinciannya adalah Rp 675 juta untuk membeli bahan baju dan Rp 600 juta untuk jasa jahit.

Perkembangan terbaru, DPRD Tangerang memutuskan membatalkan pengadaan baju dinas itu setelah mendapatkan banyak masukan.

kumparan post embed