Luhut: Perpanjangan PPKM Darurat 2-3 Hari ke Depan Kita Umumkan Secara Resmi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
10
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Marves Luhut Pandjaitan, berbincang dengan Menteri Energi UEA Suhail al Mazrouei. Foto: Instagram/@luhut.pandjaitan
zoom-in-whitePerbesar
Menko Marves Luhut Pandjaitan, berbincang dengan Menteri Energi UEA Suhail al Mazrouei. Foto: Instagram/@luhut.pandjaitan

Menko Marves yang juga Koordinator PPKM Darurat Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan terkait perpanjangan PPKM Darurat akan diumumkan secara resmi dalam 2-3 hari ke depan. "Saat ini sedang kami evaluasi terhadap apakah PPKM dengan jangka waktu dan apakah dibutuhkan perpanjangan lebih lanjut," ujar Luhut saat konferensi pers virtual, Sabtu (17/7). "Kami akan laporkan ke bapak presiden dan saya kira dalam 2-3 hari ke depan kita umumkan secara resmi," lanjut Luhut. Lebih lanjut Luhut mengatakan ada dua indikator yang digunakan untuk mengevaluasi periode transisi. "Di mana beberapa relaksasi bisa dilakukan apabila indikator penambahan kasus konfirmasi (positif corona) dan BOR trennya makin baik," kata dia. "Dan kebetulan 2 hari ini kita lihat makin membaik dan dilihat dari periode 14-21 hari itu kita sudah masuk periode tersebut. Maka, kami akan masuk ke fase relaksasi berikutnya. Jadi kami lihat ada beberapa daerah ang mencapai penurunan mobilitas dan aktivitas masyarakatnya cukup baik dan penambahan kasusnya sudah flatening dan menurun," lanjut Luhut. Daerah yang dimaksud adalah DKI Jakarta dan juga Bali.

"Seperti DKI Jakarta dan saya liat Bali juga akan menurun penambahannya dalam 1 minggu ke depan. Walaupun mungkin masih akan naik 2-3 hari ke depan tapi kalau kita konsisten semua saya liat akhir Juli posisi kita akan semakin baik," ujar dia. "Oleh karena itu, saya minta teman-teman di semua tempat di Banten Jabar Jateng Jatim untuk bahu membahu dan penjuru tempat lain untuk melawan varian delta ini," lanjut Luhut.

embed from external kumparan