Mahasiswa Unissula Semarang Meninggal saat Ikuti Diksar Pencinta Alam

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pendaki. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pendaki. Foto: Shutter Stock

Seorang mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Fattakhul Dzikri Hidayatullah (19), meninggal dunia. Fatta meninggal saat mengikuti pendidikan dasar Mahasiswa Pencinta Alam Fakultas Hukum (Mapakum) Unissula pada Minggu (1/12).

Diksar Mapakum Unissula tersebut diselenggarakan di Nglimut, Desa Gonoharjo, Kecamatan Boja, Kebupaten Kendal.

Ketua Mapakum, Muhammad Naufal Alif Yafi, menjelaskan Fatta bersama 15 peserta lain berangkat Diksar dari Kampus Unissula pada Rabu (27/11).

“Di tengah kegiatan, Kamis 28 November, Fatta mengeluh sesak napas. Tim P3K sebagai penanggung jawab di lapangan sudah memberikan oksigen,” ungkap Naufal, Selasa (3/12).

Usai mendapat perawatan, Fatta tak lagi mengeluhkan sakitnya. Namun, pada Sabtu (30/11), Fatta tiba-tiba jatuh saat sedang berjalan dengan peserta diksar lainnya.

“Karena tak sadarkan diri, Fatta kemudian dibawa ke Puskesmas terdekat,” kata Nauval.

Sayangnya kala itu tak ada dokter di Puskesmas. Nauval menjelaskan panitia kemudian membawa Fatta ke RS Muhammadiyah Kaliwungu, Kendal.

Rombongan sampai di rumah sakit pada pukul 22.00 WIB. Mahasiswa Unissula Semarang itu langsung mendapat perawatan di UGD, namun kondisinya terus menurun.

"Pukul 03.00 WIB, dokter minta disiapkan rohaniawan karena kondisinya terus menurun," ucapnya.

Ilustrasi mayat. Foto: Shutter Stock

Panitia Diksar Mapakum sempat mencoba menghubungi keluarga Fatta menggunakan ponselnya. Namun, mereka tak dapat dilakukan karena ponsel milik Fatta terkunci.

"Akhirnya meninggal pukul 04.05 WIB, mahasiswa baru menghubungi wakil dekan," kata Nauval.

Nauval menegaskan sebelum diksar para peserta, termasuk Fatta, sudah mengikuti kegiatan pradiksar. Pada tahap pradiksar para peserta diwajibkan menyertakan surat keterangan sehat dari dokter.

Dekan FH Unissula Semarang Gunarto menambahkan Diksar Mapakum adalah kegiatan tahunan yang diselenggarakan unit kegiatan mahasiswa tersebut. Tahun ini adalah penyelenggaraan ke-21.

Ia mengatakan, berdasarkan penuturan dokter, Fatta diduga meninggal karena dehidrasi. Meski begitu, kata dia, Unissula tetap membentuk tim pencari fakta penyebab Fatta meninggal.

"Tim bekerja menggunakan pendekatan wawancara dengan yang melihat, mendengar, dan melakukan," kata Gunarto.

Tim pencari akan bekerja maksimal selama enam bulan ke depan. Hasil tim pencari fakta akan menjadi landasan Unissula untuk mengambil langkah teguran, etik, dan perbaikan sistem.

"Prinsipnya kita tidak akan menghilangkan kegiatan mahasiswa," sebut dia.

kumparan post embed