Mahasiswi Unpam Tewas Terjatuh dari Lantai 2 Karena Tersandung Baja Ringan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi mayat. Foto: thanun vongsuravanich/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mayat. Foto: thanun vongsuravanich/Shutterstock

Seorang mahasiswi Universitas Pamulang (Unpam) Serang, bernama Suheni Sintiasari, meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai 2 Gedung C kampus tersebut, Sabtu (7/2) siang. Korban merupakan warga Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Kota Serang untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawa korban tidak tertolong akibat luka parah yang dideritanya.

Kanit Reskrim Polsek Walantaka Ipda Hutbi Juliansyah mengatakan, berdasarkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, korban diduga terjatuh setelah tersandung material bangunan saat berjalan di lorong lantai 2 Gedung C Kampus Unpam Serang.

“Korban diduga terpeleset dan tersandung material baja ringan yang berada di lokasi pembangunan. Ada saksi yang melihat kejadian tersebut,” ujar Hutbi dalam keterangan yang diterima, Minggu (8/2).

Garis polisi terpasang usai seorang mahasiswi jatuh dari lantai 2 dan tewas akibat terpeleset material baja ringan di area sekitar Gedung C Kampus Unpam Serang. Foto: Dok. Istimewa

Menurutnya, hasil pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan bahwa peristiwa tersebut murni kecelakaan. Polisi tidak menemukan adanya unsur tindak pidana dalam kejadian tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan awal dan olah TKP, kami tidak menemukan adanya unsur tindak pidana. Ini diduga merupakan kecelakaan,” ucapnya.

Hutbi menambahkan, pihak keluarga korban telah menerima peristiwa tersebut sebagai kecelakaan dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Pascakejadian, area sekitar Gedung C Kampus Unpam Serang dipasangi garis polisi. Hal itu dilakukan karena kondisi lantai 2 gedung tersebut belum dilengkapi pembatas pengaman yang memadai, sementara aktivitas pembangunan masih berlangsung.