Mahfud MD: Ada 289 Rekening Terkait Panji Gumilang, Sedang Dianalisis PPATK

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mahfud MD bersama Tim Percepatan Reformasi Hukum. Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Mahfud MD bersama Tim Percepatan Reformasi Hukum. Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Menkopolhukam Mahfud MD mengungkapkan ada ratusan rekening terkait pimpinan Ma'had atau Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang. Rekening-rekening tersebut sedang dianalisis oleh PPATK.

Mahfud mengungkap, rekening itu atas nama perorangan juga ada yang atas nama lembaga.

"Nama dia itu enam, ada Abu Toto, Panji Gumilang, Abdussalam, pokoknya enamlah. Dan dari situ semua ada dari 256 rekening atas nama dia, dan 33 rekening atas nama institusi, jadi 289," kata Mahfud di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (5/7).

Mahfud mengatakan saat ini ratusan rekening itu tengah dianalisis oleh PPATK. Analisis untuk mengetahui ada atau tidaknya pencucian uang dalam rekening-rekening tersebut.

"Ini sekarang sedang dianalisis dari sudut PPATK, apakah ada pencucian uang atau tidak. Secepatnya," ucap Mahfud.

Panji Gumilang setelah diperiksa Bareskrim Polri. Foto: Thomas Bosco/kumparan

Al-Zaytun saat ini tengah disorot. Setelah mencuat isu ajaran atau kurikulum dari pesantren pimpinan Panji Gumilang ini diduga tak sesuai syariat. Panji sejauh ini sudah dilaporkan dua kali oleh dua pihak berbeda ke polisi terkait dugaan penistaan agama.

Di sisi lain, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, menyebut ada indikasi penggalangan dana yang dilakukan di Ponpes Al-Zaytun untuk membiayai aktivitas kelompok Negara Islam Indonesia (NII).

"Ada (indikasi NII). Belum sedetail itu, tapi arahnya penggalangan dananya ke arah sana (NII)," kata Ridwan di Gedung Sate, Kota Bandung, pada Senin (3/7).

Berdasar data dari Kemenag, Al-Zaytun mengelola madrasah mulai dari jenjang ibtidaiyah (SD) sebanyak 1.289 siswa, tsanawiyah (SMP) 1.979 siswa, hingga Aliyah (SMA) 746 siswa. Para siswa mendapat dana BOS dari pemerintah.

kumparan post embed