Mahfud MD: Jokowi Minta Pos Lintas Batas Jadi Titik Pertumbuhan Ekonomi

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Polhukam Mahfud MD menggelar rapat bersama perwakilan KPK, Kejagung, dan Polri terkait penanganan perkara. Foto: Dok. Humas Kemenko Polhukam
zoom-in-whitePerbesar
Menko Polhukam Mahfud MD menggelar rapat bersama perwakilan KPK, Kejagung, dan Polri terkait penanganan perkara. Foto: Dok. Humas Kemenko Polhukam

Menko Polhukam Mahfud MD meminta agar pos lintas batas negara (PLBN) juga difungsikan sebagai titik pertumbuhan warga sekitar. Usulan itu selaras dengan arahan Presiden Jokowi saat meresmikan PLBN Aruk di Kabupaten Sambas.

"Presiden Jokowi memberi arahan ketika meresmikan PLBN Aruk di Kabupaten Sambas. Beliau mengatakan fungsi kegiatan dari Pos Lintas Batas Negara tidak hanya untuk pengurusan administrasi dan birokrasi dan politis semata, tapi juga harus dimanfaatkan menjadi titik baru di dalam pertumbuhan ekonomi," ujar Mahfud dalam webinar bertajuk Mengelola Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan Menuju Indonesia Maju, Kamis (17/9).

Jokowi Resmikan PLBN Aruk di Sambas, Kalbar Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Bukan hanya di Aruk, PLBN lain seperti di Motaain dan Skouw juga diminta ikut menyelaraskan diri dan mendukung perkembangan ekonomi rakyat. Salah satunya di sektor perdagangan luar negeri, khususnya ekspor.

"Kebijakan percepatan pembangunan ekonomi di tiga kawasan PLBN tersebut perlu dikawal dan diselaraskan antar program kementerian dan lembaga," ucap Mahfud.

Namun, saat ini, penyelarasan yang sedang dilakukan harus terbentur pandemi COVID-19. Kendati demikian, Mahfud berharap pandemi tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk tetap kreatif meningkatkan taraf ekonomi keluarganya.

kumparan post embed

Semangat serupa, kata Mahfud, juga dititipkan Presiden Jokowi kepada masyarakat. Jokowi sudah meminta jajarannya untuk mengambil langkah cepat dan strategis agar ekonomi di perbatasan bisa bergerak di tengah pandemi.

"Tetapi khusus tentang ini presiden memberi perhatian agar segera diambil langkah-langkah untuk memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang tersedia dengan tetap di dalam bingkai menjaga kedaulatan teritori wilayah kita, kedua menjaga ideologi, ketiga adalah membangun kesejahteraan rakyat," tutupnya.

***

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona

embed from external kumparan