Mahfud MD Kasus 2 Prajurit Pomau di Papua: Pendekatannya Harus Humanis

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Polhukam Mahfud MD saat konferensi pers terkait revisi UU ITE, Selasa (8/6).
 Foto: Humas Kemenko Polhukam
zoom-in-whitePerbesar
Menko Polhukam Mahfud MD saat konferensi pers terkait revisi UU ITE, Selasa (8/6). Foto: Humas Kemenko Polhukam

Menkopolhukam Mahfud MD ikut menanggapi aksi kekerasan yang dilakukan dua anggota Polisi Militer TNI Angkatan Udara. Dua anggota Pomau itu menganiaya warga berkebutuhan khusus di Merauke, Papua.

Mahfud menyebut, seorang prajurit tidak boleh melakukan penganiayaan kepada warga sipil terlebih mereka yang berkebutuhan khusus.

kumparan post embed

Mahfud meminta para prajurit harus mengedepankan pendekatan restorative justice dalam menjalankan tugasnya ketimbang melakukan tindak kekerasan.

"Pokoknya (prajurit itu) pendekatannya harus humanis, persuasif, dialogis, dan restorative justice," ujar Mahfud saat dihubungi, Rabu (28/7).

Eks Ketua MK itu menilai dua anggota POM di Lanud JA Dimara itu telah melanggar konsep humanis. Sehingga sudah selayaknya mereka ditindak.

"Yang melanggar cara pendekatan itu ya ditindak. Dan itu sudah dijelaskan oleh KSAU. Itu sudah ditangani oleh KSAU, sudah ditindak," tutur Mahfud.

instagram embed

Sebelumnya, penganiayaan itu bermula saat dua anggota Pomau ingin membeli makan di rumah makan Padang di Jalan Raya Mandala-Muli, Merauke, Senin (26/7).

Namun, saat itu di sana mereka mendengar keributan di warung bubur yang lokasinya tidak jauh.

Dua anggota tersebut lalu mendatangi warung bubur tersebut. Di sana pedagang bubur sedang cekcok dengan seorang pria yang diduga mabuk dan berusaha memeras pedagang dan warga di sana.

Melihat hal itu dua anggota TNI tersebut berusaha untuk melerai. Namun, cara mereka dinilai berlebihan dan kasar.

Dalam video, terlihat satu anggota memiting tangan pria tersebut. Ia juga menarik keluar pria itu dan menjatuhkannya di trotoar. Sementara anggota lainnya terlihat menginjak kepala pria yang diduga mabuk tersebut.