Mahfud MD soal TGIPF Kanjuruhan: 3 Minggu Ada Hasil, Disampaikan ke Presiden

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Polhukam Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Selasa (2/10). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menko Polhukam Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Selasa (2/10). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) kasus tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang menggelar rapat perdana pada Sabtu (1/10) malam. Ini dipimpin langsung Menko Polhukam Mahfud MD.

Mahfud mengatakan, tim akan segera bergerak cepat untuk merampungkan pengusutan. Tak main-main mereka menargetkan dalam waktu tiga minggu ke depan mereka telah mengantongi hasil untuk kemudian diserahkan kepada Presiden Joko Widodo.

”InsyaAllah 3 minggu tim ini sudah dapat menyampaikan hasil kerjanya ke Presiden dan mudah-mudahan bisa lebih cepat dari itu,” kata Mahfud kepada wartawan, Rabu (5/10).

kumparan post embed

Menurut Mahfud, permasalahan sepak bola dari dulu selalu soal kerusuhan. Lewat TGIPF ini, Mahfud dan lainnya akan mengeluarkan rekomendasi atas permasalahan tersebut.

Orang-orang mengintip melalui gerbang Stadion Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, Selasa (4/10/2022). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS

”Peristiwa tentang kerusuhan di pertandingan sepak bola selalu terjadi dan selalu dibentuk tim tetapi tidak pernah berubah. Sehingga akar masalahnya harus dikemukakan oleh tim ini untuk kemudian direkomendasikan apa yang harus dilakukan untuk menyelesaikan akar masalah itu,” ucap Mahfud.

"Itulah kerja tim ini termasuk nanti menjatuhkan atau merekomendasikan penjatuhan sanksi maupun perombakan organisasi, itu mungkin saja nanti,” sambungnya.

Selain itu, Mahfud memastikan tim juga akan merekomendasikan sinkronisasi regulasi yang diatur oleh FIFA maupun Peraturan perundang-undangan.

”Nah untuk hal-hal yang sifatnya teknis, tim ini nantinya akan terus bekerja ya selama 24 jam teknisnya nanti akan diatur dalam bentuk koordinasi kesinambungan oleh Bapak Nur Rochmad yang adalah sekretaris dari tim ini,” ungkap Mahfud.

Terakhir, tim juga menyatakan satu sikap dengan keputusan Presiden Jokowi untuk menghentikan sementara waktu penyelenggaraan seluruh Liga Sepak Bola di Indonesia.

”TGIPF ini tadi juga menekankan dan juga disetujui oleh Menpora bahwa semua kegiatan yang berpayung PSSI terutama Liga 1, 2, dan 3 supaya dihentikan sampai presiden menyatakan bisa dinormalisasi setelah tim ini menyampaikan rekomendasinya untuk seperti apa normalisasi itu harus dilanjutkan,” tutup Mahfud.

Berikut susunan anggota TGIPF bentukan pemerintah untuk Tragedi Kanjuruhan.

Ketua: Menko Polhukam Mahfud MD

Wakil Ketua: Menpora Zainuddin Amali

Sekretaris: Mantan Jampidum/Mantan Dep III Kemenko Polhukam Nur Rochmad

Anggota:

1. Rhenald Kasali (Akademisi/UI)

2. Sumaryanto (Rektor UNY)

3. Akmal Marhali (Pengamat Olahraga/Koordinator Save Our Soccer)

4. Anton Sanjoyo (Jurnalis Olahraga-Harian Kompas)

5. Nugroho Setiawan (Mantan pengurus PSSI dengan Lisensi FIFA)

6. Letjen TNI (Purn) Doni Monardo (mantan kepala BNPB)

7. Mayjen TNI (Purn) Suwarno (Wakil Ketum 1 KONI)

8. Irjen Pol (Purn) Sri Handayani (Mantan Wakapolda Kalimantan Barat)

9. Laode M Syarif (Kemitraan)

10. Kurniawan Dwi Yulianto (mantan tim nasional sepak bola)