Mal Kembali Buka, Senayan City dan Gandaria City Ramai tapi Kondusif

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Ilustrasi belanja di mal menggunakan masker. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi belanja di mal menggunakan masker. Foto: Shutterstock

Mulai hari ini, Senin (15/6) sebanyak 80 pusat perbelanjaan di Jakarta mulai kembali beroperasi di masa PSBB transisi, dengan menerapkan protokol kesehatan.

Salah satunya adalah Senayan City. Pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat tersebut juga memperbarui fasilitas yang digunakan oleh para pengunjung dengan touchless (tanpa bersentuhan).

"Kondisi mal hari ini ramai, namun tetap kondusif. Sesuai dengan protokol yang berlaku, bahwa customer yang boleh memasuki area mal dibatasi hanya maksimum 50% dari traffic normalnya," ungkap Olyvia, Humas Senayan City.

Fasilitas Touch-less lift button dan handsanitizer untuk pengguna lift Mall Senayan City. Foto: Senayan City

Pengunjung juga harus menaati protokol kesehatan COVID-19 yang berlaku, antara lain adalah menjaga jarak, melewati bilik disinfektan untuk disemprot, pengecekan suhu tubuh, menggunakan cairan antiseptik pada telapak tangan, dan menggunakan masker.

"Kami menyediakan touchless lift button, touchless hand soap dan hand sanitizer, touchless parking system (untuk pengambilan karcis parkir). Pengunjung juga harus melakukan scan QR Code untuk registrasi kehadiran," tambah Olyvia.

Petugas Keamanan berdiri di depan pintu masuk untuk mengecek suhu tubuh pengunjung Mall Senayan City. Foto: Senayan City

Penerapan protokol kesehatan juga dilakukan di Gandaria City di Jakarta Selatan. Hari ini pengunjung mulai ramai, namun tetap kondusif. Pihak manajemen menerapkan sistem scan barcode untuk masuk dan keluar area mal untuk mengatur kapasitas mal.

“Kita melakukan semua yang diinstruksikan oleh pemerintah mengenai protokol kesehatan. Saat masuk mal kita lakukan pengecekan suhu tubuh, hand sanitizer di setiap lobi (touchless), social distancing, pengaturan flow traffic customers,” ujar Lukas Kotambunan, Promotion and Event Gandaria City.

instagram embed

Selain itu, menurut Lukas, pengunjung yang naik eskalator agar menjaga jarak dengan batas 3 anak tangga untuk menerapkan physical distancing.

"Pada tenant-tenant juga, posisi duduk terdapat jarak atau pengaturan posisi, dan beberapa tenant pada kasir terdapat partisi akrilik. Staf mal dan tenant menggunakan face shield, serta terdapat sarung tangan," lanjut Lukas.

kumparan post embed

***

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona

***

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.