Malam Pertama Ferdian Paleka di Penjara: Dibully hingga Pisah Sel

kumparanNEWSverified-green

comment
24
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tersangka kasus candaan bantuan sosial, Ferdian Paleka dihadirkan saat gelar perkara di Polrestabes Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/5). Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Fauzan
zoom-in-whitePerbesar
Tersangka kasus candaan bantuan sosial, Ferdian Paleka dihadirkan saat gelar perkara di Polrestabes Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/5). Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Fauzan

Malam pertama Youtuber Ferdian Paleka menginap di rutan Mapolrestabes Bandung berujung perundungan. Ia bersama dua rekan yang sama-sama tersangka video prank sembako sampah transpuan di Bandung , M. Aidil dan Tubagus Fahddinar, diplonco oleh penghuni lama rutan.

Dalam video yang beredar di media sosial, rambut ketiganya telah dipangkas sampai gundul. Mereka dipaksa membuka kaus dan hanya mengenakan kolor, berlanjut dengan hukuman fisik. Hukuman fisik sebatas push up dan tak tampak ada kekerasan. Ferdian bahkan dipaksa untuk berendam di tong sampah tahanan.

Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya mengatakan jika perundungan terjadi karena tahanan lain itu kesal atas tindakan perundungan transpuan yang jadi penyebab Ferdian cs masuk penjara.

"Itu terjadi karena tahanan (lain) tidak suka terhadap kelompok (Ferdian cs) ini, karena memberikan bantuan berisi sampah, mereka tidak suka, sehingga tahanan ini melakukan pembullyan kepada Ferdian cs," ujar Ulung, di kantornya Sabtu (9/5).

Anggota Kompolnas Andrea Poeloengan mengatakan jika apa yang diterima Ferdian cs merupakan kultur yang jamak di setiap penjara. Meski tak bisa dibenarkan, Andrea memandang jika kejadian itu menunjukkan “sambutan” untuk Ferdian sebagai penghuni baru, serta cara tahanan senior mewujudkan kekesalannya.

"Saya melihat ini sub tradisi dalam rutan atau lapas di manapun, ada hierarki antara yang baru dan yang lama, serta yang kuat dan yang lemah, yang memang perlu jadi perhatian semua pihak," ujar Andrea.

YouTuber Ferdian Paleka dan dua rekannya mengenakan baju tahanan. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Saat ini gawai yang digunakan untuk merekam kejadian perundungan Ferdian telah diamankan. Petugas penjaga rutan Mapolrestabes telah diperiksa. Namun untuk menghindari kejadian serupa berulang, Ferdian cs dipisahkan dalam sel terpisah.

"Sudah dipisah ruangannya sekarang sampai menunggu situasi aman dulu," kata Ulung di Mapolrestabes Bandung, Sabtu (9/5). Lebih lanjut, Ulung memastikan Ferdian cs dalam kondisi baik setelah terjadinya peristiwa perundungan tersebut.

Youtuber Ferdian Paleka bersama rekannya saat diamankan Polresta Bandung. Foto: Instagram/@garizluis37

Diketahui, Ferdian dan dua rekannya ditetapkan sebagai tersangka setelah melakukan aksi prank pada empat waria di Jalan Ibrahim Adjie, Kiaracondong, Kota Bandung. Dalam video Paleka Present, Ferdian membagikan bingkisan berisi sampah dan batu kepada waria yang mereka temui di jalan. Aksi yang diunggah di YouTube itu pun menuai kecaman dan berujung laporan atas dugaan pencemaran nama baik dan terancam UU ITE.

embed from external kumparan

Ferdian malah kabur usai ditetapkan sebagai tersangka. Ia sempat lari ke Palembang untuk menghindari penangkapan. Namun dalam perjalanan kembali ke Bandung, Ferdian tertangkap di KM 19 Tol Merak-Jakarta.

***

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.