Ma'ruf Amin Ingatkan Pemudik Nataru: Hati-hati, Jangan Pakai Kendaraan Tak Sehat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ma'ruf Amin menandatangani prasasti 4 masjid di rest area Tol Gempol-Pasuruan, Jumat (22/12/2023). Foto: Nabila Ulfa/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ma'ruf Amin menandatangani prasasti 4 masjid di rest area Tol Gempol-Pasuruan, Jumat (22/12/2023). Foto: Nabila Ulfa/kumparan

Wakil Pesiden RI, Ma'ruf Amin, mengimbau kepada masyarakat yang akan mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) agar berhati-hati di jalan. Ia juga mengingkatkan pentingnya mengecek kondisi kendaraan sebelum pergi mudik.

"Jangan menggunakan kendaraan-kendaraan yang kurang sehat. Dipastikan dulu mobilnya sehat jangan sampai bannya gundul. Itu bahaya sekali kecepatan tinggi bannya gundul. Itu potensi kecelakaannya tinggi," kata Ma'ruf usai peresmian empat masjid di rest area Tol Gempol-Pasuruan, Jumat (22/12/2023) sore.

Ma'ruf turut mengingatkan agar pemudik kembali saat waktu libur sudah habis. Jangan sampai kebablasan sampai saat waktunya untuk bekerja.

"Saya kira pemerintah sudah berikan waktu dua kali libur ya (natal dan lebaran)," ujarnya.

Ma'ruf Amin menandatangani prasasti 4 masjid di rest area Tol Gempol-Pasuruan, Jumat (22/12/2023). Foto: Nabila Ulfa/kumparan

Dalam kesempatan itu, Ma'ruf Amin juga meresmikan empat masjid di area tol, antara lain Masjid Ar-Rahman (rest area KM 66A Pandaan-Malang), Masjid Baitul Mukmin (rest area KM 66B Pandaan-Malang), Masjid Al-Hamid (rest area KM 792A Gempol-Pasuruan), dan Masjid An-Nur (rest area KM 792B Gempol-Pasuruan).

PT Jasa Marga Transjawa Tol (JTT) selaku pengelola tol Trans Jawa sebelumnya telah memastikan kesiapan pelayanan operasional jalan tol sepanjang Nataru ini.

Proyek penambahan kapasitas jalan pun telah rampung dilakukan PT JTT. Terdapat 1 lajur tambahan di KM 757+425 sampai dengan KM 762+854 ruas jalan Tol Surabaya-Gempol jalur A atau arah Gempol.

Sementara di kilometer yang sama arah sebaliknya, yakni arah Surabaya, masih dalam tahap konstruksi. Namun, jalur B ini akan digunakan secara fungsional untuk libur Nataru.