Ma'ruf: Pulau Sebaru Jadi Model Cara Menangkal Penyakit Menular

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin, di acara Nganggung Kubro bersama umat di Pondok Pesantren Hidayatussalikin Pasir Padi, Kota Pangkal Pinang, Kamis (27/2). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin, di acara Nganggung Kubro bersama umat di Pondok Pesantren Hidayatussalikin Pasir Padi, Kota Pangkal Pinang, Kamis (27/2). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Wakil Presiden Ma'ruf Amin memastikan Pulau Sebaru merupakan lokasi observasi yang aman bagi 188 WNI dari kapal MV World Dream. Sebab, kata Ma'ruf, selain karena sudah memenuhi standar WHO, pulau tersebut juga tidak berpenghuni.

"Ya tidak kurang daripada (fasilitas di Natuna) itu. (Pulau Sebaru) ini lebih aman karena pulaunya kosong, tidak berpenduduk. Kita harapkan ini merupakan salah satu model, cara kita menangkal penyakit menular," kata Ma'ruf di Bangka Belitung, Kamis (27/2).

Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin, di acara Nganggung Kubro bersama umat di Pondok Pesantren Hidayatussalikin Pasir Padi, Kota Pangkal Pinang, Kamis (27/2). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Selain itu, Ma'ruf juga memastikan seluruh fasilitas di Pulau Sebaru sudah siap. Apalagi, pulau tersebut sebelumnya memang pernah dimanfaatkan sebagai lokasi rehabilitasi untuk pecandu narkoba.

"Saya kira sudah dipersiapkan, fasilitasnya sudah, itukan dulu pernah jadi tempat rehabilitasi narkoba, jadi sudah ada, cuma dia lebih dilengkapi dan diperkuat. Hari ini Panglima TNI, Kapolri, juga ke sana. Jadi keamanannya juga sudah disiapkan," kata Ma'ruf.

kumparan post embed

Sementara itu, pihak Kemenkes sebelumnya telah menyiapkan tenaga medis untuk mengobservasi 188 WNI tersebut. Menurut Kepala Pusat Krisis Kemenkes Budi Sylvana, jumlah tenaga medis yang diterjunkan akan lebih banyak ketimbang saat observasi di Natuna.

Saat ini, 188 WNI tersebut masih berada di Kapal MV World Dream. Kapal pesiar tersebut rencananya akan bertemu KRI Soeharso di Selat Durian.

Di sanalah, para WNI tersebut akan dipindahkan ke KRI Soeharso dan dibawa ke Pulau Sebaru. Rencananya, KRI Soeharso akan tiba di Pulau Sebaru pada Jumat (28/2), pukul 16.00 WIB.