Massa Aksi Tolak RUU Pilkada Mulai Berdatangan ke Depan DPR, Lalin Padat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Beberapa spanduk yang dibawa massa aksi demo. Foto: Abid Raihan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Beberapa spanduk yang dibawa massa aksi demo. Foto: Abid Raihan/kumparan

Sejumlah massa dari berbagai elemen melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (22/8). Mereka menolak pengesahan Rancangan Undang-undang (RUU) Pilkada.

Pantauan kumparan sekitar pukul 10.12 WIB, sejumlah massa yang terdiri dari Partai Buruh, Partai Ummat, hingga kalangan mahasiswa mulai berdatangan.

Massa aksi demo dari Partai Buruh sudah mulai padati kawasan gedung MPR/DPR RI. Foto: Abid Raihan/kumparan

Massa aksi terlihat membawa sejumlah atribut dari masing-masing organisasinya. Termasuk beberapa spanduk yang berisi tuntutan, di antaranya bertuliskan "Kembalikan Kedaulatan Rakyat", hingga "DPR Milik Rakyat, bukan Jokowi."

Massa aksi demo dari Partai Buruh sudah mulai padati kawasan gedung MPR/DPR RI. Foto: Abid Raihan/kumparan

Massa aksi yang telah berkumpul memakan dua lajur jalan di depan Gedung DPR RI. Akibatnya arus lalu lintas dari arah Semanggi menunjuk Slipi mengalami kepadatan.

Namun polisi belum memberlakukan pengalihan arus lalu lintas.

Pengunjuk rasa berorasi di atas mobil komando saat aksi di depan kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/8/2024). Foto: Abid Raihan/kumparan

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo, mengatakan sebanyak 2.013 personel gabungan akan mengamankan demo tersebut.

Sementara personel keamanan yang disiapkan di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat, sebanyak 1.273 orang.