Massa PA 212 Mulai Memadati Kawasan Patung Kuda, Demo Omnibus Law

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah massa saat menggelar unjuk rasa menolak Omnibus Law di Kawasan Patung Kuda, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (13/10), Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah massa saat menggelar unjuk rasa menolak Omnibus Law di Kawasan Patung Kuda, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (13/10), Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Peserta aksi demo menolak omnibus law mulai memadati patung kuda. Mobil komando juga telah datang di simpang tersebut, sekitar pukul 12.20 WIB, Selasa (13/10).

Massa gabungan dari PA 212 dan sejumlah ormas lainnya tampak mengenakan pakaian putih-putih. Kebanyakan massa masih terpusat di dekat gedung Indosat.

Sejumlah massa saat menggelar unjuk rasa menolak Omnibus Law di Kawasan Patung Kuda, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (13/10), Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Massa tentu tak bisa bergerak lebih jauh. Mereka patuh dan berhenti tepat di depan barikade beton dan kawat berduri yang telah dipasang polisi.

Orator dari mobil komando sudah memulai orasinya. Massa juga sudah berkumpul di sekitar mobil komando.

Sejumlah massa saat menggelar unjuk rasa menolak Omnibus Law di Kawasan Patung Kuda, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (13/10), Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Pagi tadi, Polri memang telah memberikan penyekatan agar massa tidak bisa bergerak menuju Istana Negara dari Patung Kuda. Begitu juga di jalan Veteran, Jakarta Pusat.

Sejumlah massa saat menggelar unjuk rasa menolak Omnibus Law di Kawasan Patung Kuda, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (13/10), Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Kepolisian telah bersiaga dengan kendaraan taktis mereka, beberapa truk, dan sebuah water cannon dibalik pagar pembatas tersebut. Aksi diperkirakan akan dimulai sekitar pukul 13.00 WIB.

Sejumlah massa saat menggelar unjuk rasa menolak Omnibus Law di Kawasan Patung Kuda, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (13/10), Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
kumparan post embed
X post embed