Masuk Kandidat Dirjen WHO, Menkes: Doakan Saja, Sudah Ditugaskan Bapak Presiden

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta doa dari masyarakat mengenai namanya yang masuk sebagai kandidat direktur jenderal (dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk periode 2027-2032. Ia menyatakan, kandidasi dirinya sebagai dirjen WHO merupakan penugasan dari Presiden Prabowo Subianto.

"Ya, doakan saja. Ini kan sudah ditugaskan oleh Bapak (Presiden)," kata Budi Gunadi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/9).

Budi belum dapat berbicara banyak mengenai peluangnya menjadi dirjen WHO. Termasuk saat disinggung mengenai kemungkinan dirinya mengundurkan diri jika terpilih.

Ia menyatakan, proses pemilihan Dirjen WHO masih panjang. Pemilihannya baru akan berlangsung pada Mei 2027.

"Nanti Januari kan ada, diturunin jadi tiga (kandidat), kemudian di bulan Mei, pemilihannya baru di bulan Mei 2027," katanya.

Pemerintah Indonesia atas dukungan Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Budi Gunadi sebagai prospective candidate dalam proses pemilihan pimpinan tertinggi WHO.

Proses pengajuan proposal kandidat dirjen WHO oleh negara-negara anggota ditutup hari ini, Kamis (24/9). Budi Gunadi akan bersaing dengan tiga kandidat lainnya, yakni Hanan Mohammed Al-Kuwari dari Qatar, Hanan Balkhy dari Arab Saudi, dan Hans Henri P Kluge dari Belgia.