Mayat Balita yang Ditemukan di Pulau Pari Korban Hanyut dari Kali Ciliwung

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi meninggal dunia Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi meninggal dunia Foto: Shutter Stock

Teka-teki mayat balita laki-laki dengan pakaian bergambar SpongeBob yang ditemukan di Pulau Pari terungkap. Balita berusia 3 tahun itu merupakan warga Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, yang hanyut dari Kali Ciliwung saat debit air tinggi.

Hal tersebut dibenarkan Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Morry Ermond. Menurutnya, kepastian tersebut didapat setelah jajarannya berkoordinasi dengan pihak Polsek Jatinegara terkait kabar hilangnya balita yang hanyut.

"Ciri-ciri luar itu identik. Pakai baju warnanya sama kuning lengan panjang. Kemudian pakai pampers," kata Morry saat dikonfirmasi kumparan, Rabu (7/10).

Ia kemudian meminta pihak keluarga datang ke Polres Kepulauan Seribu yang berada di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Hal itu dilakukan untuk memastikan jika mayat itu memang balita yang hilang.

"Jadi begitu sampai di darat keluarga yang kehilangan di Jatinegara itu mengecek langsung dan ternyata memang benar," kata Morry.

Ilustrasi balita Foto: Pixabay

Morry menjelaskan pihak keluarga meminta agar korban tidak diautopsi. Kepolisian pun mengizinkannya karena berdasarkan pemeriksaan fisik tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban.

Jenazah korban kemudian dibawa pulang keluarga untuk segera dimakamkan.

Mayat balita itu ditemukan seorang nelayan pada Rabu (7/10) pagi. Nelayan yang sedang berjalan di pantai bagian timur Pulau Pari itu melihat sosok mayat mengambang. Penemuan itu kemudian dilaporkan ke polisi.

Mayat ditemukan dengan tubuh masih utuh. Ia mengenakan pampers dan baju lengan panjang warna kuning bergambar SpongeBob pada bagian depan.

Dari pantai, mayat itu dievakuasi ke Poskes Pulau Pari. Dokter memastikan tidak ada tanda kekerasan di tubuh balita itu.

kumparan post embed

----------------------------------

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona

embed from external kumparan