Mayat Dicor di Semarang Ternyata Dimutilasi dalam Keadaan Hidup

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi menunjuk sejumkah barang bukti yang ditemukan di TKP mayat dicor di Semarang. Foto: Intan Alliva/kunparan
zoom-in-whitePerbesar
Polisi menunjuk sejumkah barang bukti yang ditemukan di TKP mayat dicor di Semarang. Foto: Intan Alliva/kunparan

Fakta baru berhasil diungkap pada kasus mayat yang dicor di Tembalang, Semarang. Korban Irwan Hutagalung (53), ternyata dimutilasi dalam keadaan hidup.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol M Iqbal Alqudussy mengatakan, penyebab utama kematian Irwan akibat hantaman benda tumpul yang sangat keras.

"Berdasarkan hasil autopsi dari tim forensik RSUP Kariadi, penyebab utama kematian korban akibat dari pukulan benda tumpul yang sangat keras pada kepala (kening kiri) yang tembus hingga rahang kanan," ujar Iqbal melalui pesan singkat, Selasa (9/5).

Kemudian, dalam kondisi sekarat itulah, tubuh korban dimutilasi menjadi empat bagian. Leher dan tangan dipotong dalam keadaan Irwan hidup.

kumparan post embed

"Setelah korban sekarat atau pingsan, kemudian dipotong kepala dan kedua tangannya dengan menggunakan sajam, lalu dicor dengan semen," kata Iqbal.

Untuk diketahui, mayat Irwan Hutagalung ditemukan dalam kondisi dicor di depot isi ulang air miliknya di Jalan Mulawarman Raya, Kelurahan Kramas, Tembalang, Kota Semarang, Senin (8/5) kemarin.

Sebelum ditemukan tewas, Irwan tak bisa dikontak dan terakhir dilihat pada Kamis (4/5). Tempat usahanya itu juga tutup sejak saat itu. Karyawan Irwan pun dikabarkan menghilang.