Megawati: Saya Jengkel Diomongin Hubungan dengan Jokowi Retak
·waktu baca 2 menit

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengaku jengkel dengan persepsi publik yang menilai hubungannya dengan Presiden Jokowi renggang. Ia pun menyindir pihak yang tak begitu mengenal Jokowi, namun justru merasa paling tahu hubungannya dengan Jokowi.
"Lah, kok, bagaimana diomongin saya sama Pak Jokowi hubungan sudah retak? Rumahmu saja enggak pernah sama Pak Jokowi," kata Megawati saat pembukaan Rakernas II PDIP di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Selasa (21/6).
"Bagaimana, ya, saya lama-lama jengkel juga. Ya, piye, toh? Saya, kan, diam aja. Eh [isu semakin santer] minta ampun," imbuh dia.
Selain diisukan renggang Jokowi, Megawati juga mengaku heran apabila ada pihak-pihak menilai dirinya sombong. Padahal, Megawati hanya membanggakan PDIP yang ia hormati. Megawati juga menegaskan tak pernah menjelekkan partai mana pun.
"Lah, piye, kok, dibilang sombong. Emangnya kenapa? Saya ingin menggarisbawahi, itu media jangan diurik-urik. Tolong omong bener yang bener. Saya tidak pernah, lho, menjelekkan partai mana pun, tidak pernah ketua partai apa pun," ujar Megawati.
"Saya berjalan sendiri membentuk partai saya yang saya hormati dan sayangi yang bernama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Jangan! Jangan! [diputar omongan saya]. Negeri ini harus dibangun dengan bersatu," pungkasnya.
Presiden Jokowi sempat diisukan renggang dengan PDIP usai dinilai memberikan sinyal kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sebagai capres 2024 di acara Projo. Megawati sebelumnya juga telah membantah isu tersebut.
Jokowi pun mengatakan hubungannya dengan pemegang kuasa partai berlambang banteng itu baik-baik saja. Ia mengatakan, wajar apabila ada perbedaan antara keduanya.
"Saya dan Ibu Mega itu sudah seperti ibu dan anak dalam sebuah keluarga besar. Bahwa dalam perjalanan anak itu ada yang bandel, ada yang nakal, biasa. Jangan ditarik ke mana-mana," jelas Jokowi di samping Megawati usai peresmian Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Rabu (8/6).
