Meksiko Negara Paling Berbahaya di Dunia Setelah Suriah

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Polisi di Meksiko sedang berjaga (Foto: REUTERS/Jose Luis Gonzalez)
zoom-in-whitePerbesar
Polisi di Meksiko sedang berjaga (Foto: REUTERS/Jose Luis Gonzalez)

Meksiko melampaui Irak dan Afghanistan sebagai negara kedua paling berbahaya di dunia setelah Suriah. Jumlah korban tewas dalam perang antar kartel di Meksiko melebihi perang di negara-negara Timur Tengah.

Menurut hasil Survei Konflik Bersenjata yang dirilis tahunan oleh lembaga International Institute for Strategic Studies (IISS) di London, Inggris, bulan ini, jumlah korban tewas akibat kejahatan kartel di Meksiko mencapai 23 ribu pada tahun 2016.

Baca juga: Jurnalis Senior Meksiko Mati Dibunuh

Jumlah ini lebih tinggi dibanding Afghanistan yaitu 17 ribu korban tewas dan Irak sebanyak 16 ribu korban tewas.

Ilustrasi Suriah. (Foto: SANA via AP)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Suriah. (Foto: SANA via AP)

Angka ini mengejutkan. Pasalnya menurut Direktur Jenderal IISS John Chipman, berbeda dengan Irak dan Afghanistan, puluhan ribu orang tewas di Meksiko "bukan karena serangan artileri, tank atau serangan udara".

Baca juga: 35 Orang Tewas dalam Bentrokan Antar Gembong Narkoba di Meksiko

Semua kematian di Meksiko terjadi akibat senjata kecil. Jumlah korban terbanyak terjadi di negara-negara bagian Meksiko tempat para kartel narkoba memperebutkan wilayah.

Suriah masih menjadi negara dengan konflik terparah di dunia. Berlangsung selama lebih dari 6 tahun, perang Suriah telah menewaskan sedikitnya 290 ribu orang, tiga kali lipat lebih banyak dari konflik Bosnia.