Melacak Jejak Persembunyian Muhammad Kece di Pelosok Bali

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
YouTuber Muhammad Kece, tersangka dugaan penistaan agama tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/8/2021). Foto: Laily Rahmawaty/ANTARA
zoom-in-whitePerbesar
YouTuber Muhammad Kece, tersangka dugaan penistaan agama tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/8/2021). Foto: Laily Rahmawaty/ANTARA

Muhammad Kece kabur dan bersembunyi di Bali. Tersangka kasus penistaan agama ini, di Pulau Dewata tinggal di sebuah rumah kontrakan di Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Kelian atau Kepala Dusun (kadus) Banjar Untal-Untal I Nyoman Oka Suartana mengatakan, rumah tersebut terletak di area persawahan yang memiliki banyak area kavling.

"Baru tadi malam ada info (rumah kontrakan tersebut terletak) di sebelah sawah kavling, ke arah utara. Kami juga belum ada ke lokasi, sekarang kami pun belum tahu rumah mana yang dimaksud," kata dia saat ditemui di Kantor Desa Dalung, Kamis (26/8).

kumparan post embed

Suartana belum berencana untuk memeriksa lokasi rumah tersebut. Sebab, tak ada permintaan dari pihak kepolisian untuk menjaga lokasi.

Ia juga belum bisa memastikan rumah kontrakan yang dimaksud. Sebab, ada banyak area persawahan yang dibuka untuk dijadikan kawasan perumahan atau memiliki kavling di Banjar Untal-Untal.

Selain itu, Muhammad Kece tak pernah melapor ke kepala lingkungan atau lurah.

Suasana perumahan kontrakan di kawasan Banjar Untal-Untal, Badung, Bali. Foto: Denita BR Matondang/kumparan

"Kan susah kan terdeteksi ya, yang jelas target ini tidak pernah melapor ke kepala lingkungan bahwa dia tinggal. Sebenarnya dia wajib lapor, mungkin karena dia target, enggak berani dan biasanya memang gitu wilayah di mana pun, kalau enggak ada keperluan mengurus sesuatu ke desa, enggak melapor. Cuma kos gitu aja sesudah habis masa kontrakan pergi tanpa lapor," kata dia.

Ia menegaskan, tidak pernah ada laporan Muhammad Kece tinggal di Banjar Untal-Untal.

"Kami enggak tahu (Muhammad Kece) tidak terdaftar ( di Banjar Untal-Untal) dan orang tersebut tidak merupakan warga Banjar Untal-Untal dan Desa Dalung," kata dia. kumparan melacak jejak persembunyian Muhammad Kece. Informasi yang dihimpun, Muhammad Kece mengontrak di Jalan Buduk Raya Blok 3, Mengwi, Badung. Namun saat tiba di sana, banyak perumahan kavling. Satu per satu kumparan memasuki perumahan tersebut. Mencari Blok 3 yang dimaksud. Karena, Blok 3 mengacu ke sebuah perumahan. Namun tidak diketahui detail di perumahan apa yang dimaksud.

Sebagian warga di sana, khususnya kepala lingkungan tidak mau menjawab terkait keberadaan Muhammad Kece alias Muhammad Kasman. Mereka menyerahkan sepenuhnya ke kepala dusun.

Muhammad Kece ditangkap di Banjar Untal-Untal, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (24/8) malam kemarin.

Dari tangannya, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, salah satu di antaranya kartu anggota Gereja Bethel Indonesia (GBI) atas nama Muhamad Kasman. Diduga, itu adalah nama aslinya.

Ia telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan Bareskrim Polri. Ia dijerat dengan Pasal 28 Ayat (2) dan Junto Pasal 45 Tentang UU ITE, dan Pasal 156 huruf A tentang Penodaan Agama. Dia terancam 6 tahun penjara.