Melihat Mobil Lurah Manggarai Selatan yang Hancur Diamuk Massa Demo DPR

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi mobil Lurah Manggarai Selatan Muhamad Sidik yang hancur usai diamuk massa demo DPR diberi garis polisi, Selasa (26/8/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi mobil Lurah Manggarai Selatan Muhamad Sidik yang hancur usai diamuk massa demo DPR diberi garis polisi, Selasa (26/8/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Mobil dinas milik Lurah Manggarai Selatan Muhammad Sidik, hancur setelah diamuk massa dalam kerusuhan demo DPR pada Senin, 25 Agustus lalu.

Pantauan pada Selasa (26/8) pukul 12.51 WIB, mobil Isuzu Panther B 1590 TQN berwarna hitam itu terparkir di depan Kantor Pos KS Tubun, dalam kondisi ditutup sarung mobil.

Tak lama kemudian, sejumlah petugas PPSU yang berjaga di sekitar lokasi membuka penutup tersebut.

Kondisi mobil Lurah Manggarai Selatan Muhamad Sidik yang hancur usai diamuk massa demo DPR diberi garis polisi, Selasa (26/8/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Dari pantauan kumparan, kerusakan terlihat hampir di seluruh bagian mobil. Kaca belakang pecah dan sudah dilepas, bagian belakang mobil penyok, kaca lampu belakang di kedua sisi pun rusak.

Begitu pula dengan kaca depan yang retak, sementara seluruh kaca jendela juga pecah dan sudah dilepas. Kaca lampu depan turut hancur, serta bodi mobil penuh lecet. Di bagian dalam mobil juga tampak berantakan, banyak serpihan kaca di bagian bawah.

Menurut keterangan petugas di lokasi, mobil tersebut sudah dibawa ke Kantor Pos KS Tubun sejak Senin (25/8) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Selanjutnya, pada Selasa (26/8) pukul 13.18 WIB, Sidik datang ke lokasi dan memasang garis polisi di sekitar mobil dinasnya itu.

Kondisi mobil Lurah Manggarai Selatan Muhamad Sidik yang hancur usai diamuk massa demo DPR diberi garis polisi, Selasa (26/8/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Muhammad Sidik, bersama PPSU yang menjadi sopirnya, Asep Yudiana, menjadi korban pengeroyokan oleh massa demo DPR di kawasan Jalan KS Tubun, Jakarta Barat, Senin (25/8). Ia tidak hanya mengalami luka-luka dan kerusakan pada mobilnya, tapi juga kehilangan benda berharganya.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, menuturkan, berdasarkan laporan Sidik, dua HP senilai Rp 25 juta dan dompet hilang. Kedua barang tersebut tertinggal di mobil saat Sidik berusaha kabur dari amukan massa.

“Mobil dinas hancur, HP, dompet, kunci mobil dinas tidak terbawa,” kata Chico dalam keterangannya, Selasa (26/8).