Melihat Tol Layang Terpanjang di Indonesia, Jakarta-Cikampek

kumparanNEWSverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana di Tol Layang Jakarta-Cikampek KM 20.
 Foto: Mirsan Simamora/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di Tol Layang Jakarta-Cikampek KM 20. Foto: Mirsan Simamora/kumparan

Jalan tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek Elevated II rencananya akan dibuka pada 15 Desember mendatang. Jalan layang terpanjang di Indonesia tersebut membentang dari KM 9 hingga KM 48 dan sudah hampir rampung.

Pantauan kumparan, Minggu (8/12), hingga KM 20 sejumlah rambu lalu lintas sudah terpasang. Tak hanya itu, fasilitas lainnya seperti lampu penerangan jalan juga sudah siap difungsikan.

Suasana jalan Tol layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (4/12). Foto: ANTARA FOTO/Risky Andrianto

Tol layang ini diprediksi sudah bisa berfungsi saat libur Natal dan Tahun Baru. Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, kemungkinan, saat momen libur panjang tersebut tarif tol layang masih gratis.

"Mungkin setelah diresmikan 2 minggu (hingga) sebulan. Mungkin resmikan pertengahan Desember, Nataru masih free," kata Basuki kepada awak media saat ditemui di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (21/11) lalu.

Keberadaan tol layang ini diharapkan bisa memecah kepadatan kendaraan saat libur panjang tersebut. Tol layang ini juga berfungsi memisahkan lajur kolektor Jakarta-Bekasi-Cikarang dan jalur jauh Jakarta-Cirebon-Bandung-Semarang.

Tol Jakarta-Cikampek II Elevated sudah melangsungkan uji beban dengan menggunakan 16 truk pada 23 September lalu. Masing-masing truk tersebut memiliki bobot 40 ton atau total 640 ton.

Kondisi Jalan Tol Elevated Cikampek, KM 20 Foto: Mirsan Simamora

Hingga saat ini, pihak PUPR dan stakeholder terkait masih menghitung besaran tarif tol yang akan diterapkan. Jalan tol layang Jakarta-Cikampek dibangun dengan investasi sebesar Rp 16,23 triliun.

Dana tersebut merupakan konsorsium PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Ranggi Sugiron Perkasa. Sedangkan pembangunan diserahkan kepada PT Waskita Karya (Persero) Tbk sebagai kontraktor.

Rencananya, Kakorlantas Irjen Pol Istiono dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan meninjau pembangunan tol tersebut sekitar pukul 11.00 WIB.

kumparan post embed