Membandingkan Strategi Kampanye Veronica dan Fery Farhati

Putaran dua adalah pertarungan terakhir bagi kedua calon gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Anies Baswedan. Karena itu bukan saja mereka yang kampanye, tapi para istri Ahok dan Anies juga getol kampanye turun ke lapangan.
Apa perbedaan strategi kampanye kedua srikandi di Pilgub DKI itu? Berikut uraiannya dirangkum Kamis (30/3):
Istri Ahok, Veronica Tan

Vero sedang rajin kampanye di putaran kedua Pilgub DKI. Meski tak semua agendanya diketahui wartawan, namun Vero punya strategi khusus bagaimana menggaet suara warga tanpa harus dengan formulasi 'kampanye'.
Baca: Veronica Tan Blusukan Temui Warga Sakit dan Lansia di Gambir

1. Penampilan: Ibu tiga anak berusia 40 tahun itu hampir tak pernah mengenakan baju kotak-kotak atau atribut kampanye lain saat turun ke lapangan. Di antaranya saat menemui warga di Jalan Harapan Mulia 1 Kemayoran, Jakarta, Kamis (23/3), dan warga di Jalan Petojo Enclek, RT 005 dan 006, Kelurahan Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (29/3).

2. Target Kampanye: Timses Ahok-Djarot menyusun sasaran kampanye untuk Veronica, yaitu warga yang sakit dan lansia, menghadiri diskusi atau kegiatan di RPTRA. Sasarannya tentu kaum hawa, namun relatif perorangan, bukan kelompok.
Baca: Veronica dan Happy Djarot Diharapkan Gaet Suara Perempuan

3. Materi Kampanye: Dalam setiap kunjungannya ke warga, Vero tak pernah mengajak warga untuk memilih nomor urut 2 dalam Pilgub DKI. Vero juga relatif tak membicarakan janji Ahok-Djarot, tapi program yang sudah ada.
Baca: Temui Warga Sakit, Veronica Janji Lapor Ahok soal BPJS

4. Media Sosial: Veronica tiba-tiba muncul di media sosial Instagram dengan akun @veronicabtp sekitar dua minggu lalu. Tujuannya selain bentuk eksistensi, juga seperti sang suami, Ahok, yaitu menggarap suara di media sosial.
Istri Anies, Fery Farhati Ganis
Istri Anies Baswedan ini juga sedang rajin menemui masyarakat di putaran dua. Berbeda dengan Vero, Fery menerapkan strategi kampanye yang sama dengan suaminya dalam kemasan yang memang 'kampanye'.
1. Penampilan: Di setiap kunjungannya menemui warga, Fery menggunakan setelan baju putih dengan kerudung dan bawahan cokelat khas seragam kampanye Anies-Sandi. Sesekali ibu empat anak ini mengenakan pin 'Salam Bersama'.
Fery Farhati: Mas Anies Tak Menjanjikan yang Tak Bisa Dilaksanakan

2. Target Kampanye: Sasaran kampaye Fery relatif sama dengan suaminya, Anies, yaitu warga masyarakat. Bedanya tentu Fery mengkhususkan pada kaum hawa. Mereka dikumpulkan atau berkumpul dalam satu tempat untuk dialog. Formatnya bisa pelatihan OK OCE atau menghadiri pelayanan kesehatan.
Baca: Anies Tak Mau Kalah dengan Ahok: Istri Saya Juga Kampanye

3. Materi Kampanye: Berbeda dengan Vero, Fery memang berkampanye dan menyosialisasikan program Anies-Sandi dalam Pilgub DKI. Mulai dari KJP Plus, DP nol rupiah, hingga OK OCE.
Baca: Istri Anies Kampanye Program Dokter Keliling di Penjaringan

Dalam kampanye Fery, ada banyak atribut seperti spanduk atau poster Anies-Sandi. Sementara Vero tak pernah membawa tim kampanye sehingga tak ada atribut-atribut serupa. Fery juga sering berfoto dengan salam 3 jari.

4. Media Sosial: Fery juga menggarap pemilih di media sosial. Namun, Fery sudah jauh lebih lama aktif di media sosial Instagram. Materinya selain kegiatan pribadi, juga kegiatan kampanye dan agenda Anies-Sandi.
Bagaimana menurutmu strategi kedua istri cagub DKI itu?
