Memulai Upaya Reset Pascapandemi Lewat Penang Economic Summit 2022

24 Oktober 2022 19:38 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Penyelenggaraan Penang Economic Summit (PES) 2022. Foto: Dok. Enterprise Asia
zoom-in-whitePerbesar
Penyelenggaraan Penang Economic Summit (PES) 2022. Foto: Dok. Enterprise Asia
ADVERTISEMENT
Enterprise Asia dan Penang Institute menggelar Penang Economic Summit (PES) 2022 yang diikuti lebih dari 300 eksekutif dan pemimpin bisnis dari 19 negara.
ADVERTISEMENT
Bertemakan “Pasca-Pandemic Reset”, KTT ini menyediakan platform regional untuk berbagi gagasan pemimpin bisnis dan pengusaha terkemuka untuk mengeksplorasi kekuatan pendorong ekonomi global dan regional sambil mengungkap jalan baru untuk pertumbuhan Penang dan Asia.
PES 2022 adalah spin-off dari Forum Ekonomi Asia tahunan yang berfungsi sebagai pertemuan terbuka bagi para pemimpin dan eksekutif tingkat C untuk bersatu dan membentuk upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Forum Ekonomi Asia pertama ini diselenggarakan di Makau, Cina pada 2012 dan telah diselenggarakan di Singapura, Shanghai, Bangkok, dan tahun ini di Malaysia sebagai KTT Ekonomi Penang 2022.
2022 menjadi tahun pemulihan yang kuat karena upaya membangun kembali perekonomian di era pascapandemi. Namun, kondisi politik terkini, risiko ekonomi, dan pasar yang berubah secara signifikan dianggap menghambat upaya pemulihan ini.
ADVERTISEMENT
KTT PES 2022 membahas bagaimana menyajikan kesempatan bagi Asia untuk menekan tombol reset dan mengubah kondisi pandemi menjadi peluang pertumbuhan, dengan memperjuangkan inovasi dan kerja sama internasional maupun regional.
Ketua Menteri Penang YAB Tuan Chow Kon Yeow menyatakan dalam pembukaannya menjelaskan mengenai kondisi perekonomian Penang dan Malaysia yang semakin membaik.
“Perekonomian Penang mencapai tingkat pertumbuhan tertinggi di antara negara-negara (kawasan) lain di 2021, sebesar 6,8%, dengan kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional naik menjadi 7,1%. Angka ini lebih tinggi dari 6,6% yang dicapai pada 2019. Ini didukung oleh laju pertumbuhan sektor industri pengolahan sebesar 12,4%; terutama didorong oleh peningkatan 16,5% pada produk Listrik dan Elektronik (E&E)," jelasnya.
Ia juga menjelaskan tahun ini menandai peringatan 50 tahun perjalanan industrialisasi Penang. Perekonomian Penang telah berkembang sejak delapan Multinational Corporations (MNC) pionir yang berfokus pada kegiatan berorientasi ekspor bernilai rendah memantapkan diri pada awal 70-an.
ADVERTISEMENT
"Saat ini, dipimpin oleh lebih dari 500 MNC yang menangani operasi berteknologi tinggi dan bernilai tambah tinggi. Efek limpahan pada pengusaha lokal terlihat jelas. Kami memiliki lebih dari 40 perusahaan teknologi yang terdaftar di bursa saham Kuala Lumpur Exchange, dan mayoritas pendiri perusahaan itu adalah bagian dari yang pertama tenaga kerja MNC. Ini berkembang pesat, dan merupakan bagian kuat dari global rantai pasokan manufaktur,” tambahnya.
PES 2022 menghadirkan pembicara seperti Profesor Danny Quah yang merupakan Dekan dan Profesor Ekonomi Li Ka Shing di Sekolah Kebijakan Publik Lee Kuan Yew, Universitas Nasional Singapura.
Lalu Dr. Nungsari Ahmad Radhi, seorang ekonom, anggota Dewan pembina Yayasan Rahimah bt Yusof. Kemudian, Dr. Allinnettes Adigue selaku Kepala Regional ASEAN Hub, Inisiatif Pelaporan Global.
ADVERTISEMENT
Juga ada Dato’ Loo Lee Lian selaku CEO Invest Penang, AK Chong selaku Direktur Pelaksana Intel Malaysia, Dato’ Shidah Ahmad, Wakil Presiden dan Manajer Umum Keysight Technologies Malaysia.
Soon Kuek selaku Manajer Umum dan Direktur Senior Lam Manufacturing Malaysia, Ooi Lay Pheng selaku CEO dari Berjayapak, Datuk Seri Dr. Victor Wee selaku Penasihat Enterprise Asia, Philip Whittaker selaku CEO Grup Sim Leisure Group.
Dr. david Khoo selaku Ketua Eksekutif iHeal Medical Center, Chan Kee Siak selaku CEO dan Pendiri Grup Exabytes, Tony Yeoh selaku CEO Digital Penang, Afizulazha Abdullah selaku Chief Operations Officer (Teknologi) Celcom Axiata Berhad, dan berbagai pembicara lainnya.
PES 2022 didukung pemerintah Penang, Association of Tourism Attractions Penang (ATAP), Federasi Malaysia Manufacturers (FMM). Kamar Perdangan Melayu Kuala Lumpur (KLMCC), Kamar Dagang Industru India Selangor (KLSICCI), Aliansi Direktur Korporat Malaysia (MACD), Association of Hotels (MAH) – Penang Chapter, Malaysian Thai Chamber of Commerce (MTCC), Eksekutif Bisnis Myanmar (MBE), Asosiasi Pengecer Filipina (PRA), Asosiasi Usaha Kecil dan Menengah Malaysia (SAMENTA), hingga Kamar Dagang Singapura Thailand (STCC).
ADVERTISEMENT