Mendikdasmen Tinjau Revitalisasi Sekolah di Miangas, Salurkan Laptop-Starlink

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, meninjau proses Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran di SD Negeri Miangas, di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Rabu (5/8). Foto: Kevin Daniel/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, meninjau proses Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran di SD Negeri Miangas, di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Rabu (5/8). Foto: Kevin Daniel/kumparan

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meninjau revitalisasi sejumlah sekolah di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

Dalam kunjungan tersebut, Mu’ti juga menyalurkan bantuan digitalisasi pembelajaran berupa laptop hingga Starlink.

Mu’ti mengunjungi sejumlah satuan pendidikan mulai dari TK, PAUD, SD, SMP, hingga SMK di Kecamatan Miangas yang merupakan wilayah terluar Indonesia dan berbatasan dengan Filipina.

“Hari ini saya didampingi oleh Ibu Camat Miangas, juga oleh Pak Danramil melakukan peninjauan ke sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Miangas ini, kepulauan terluar Indonesia berbatasan dengan Filipina,” kata Mu’ti kepada wartawan saat meninjau beberapa sekolah di Pulau Miangas, Sulawesi Utara, Rabu (5/8).

Mu’ti mengatakan, sejumlah sekolah di Miangas mendapatkan bantuan revitalisasi dari pemerintah pada 2025 dan 2026.

Suasana Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran di SD Negeri Miangas, di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Rabu (5/8). Foto: Kevin Daniel/kumparan

Ia menyebut, pembangunan SMK yang masuk program tahun 2025 telah selesai seluruhnya, sementara revitalisasi SMP masih dalam proses penyelesaian.

“Tadi untuk SMK sudah selesai semua untuk bangunan tahun 2025, selesai 100 persen. Kemudian untuk SMP insyaallah dalam waktu dekat selesai dan ini sesuai arahan Pak Presiden kita bangun dalam waktu hanya sekitar 1,5 bulan dengan perjuangan yang sangat berat dari para anggota TNI dan juga masyarakat yang berusaha semaksimal mungkin bagaimana agar pembangunan berjalan dengan baik,” ujar Mu’ti.

Lebih lanjut, Mu'ti menjelaskan, SD Negeri Miangas telah menyelesaikan proses revitalisasi dengan nilai bantuan sebesar Rp 1,9 miliar.

Sementara SMK memperoleh bantuan sekitar Rp 2,5 miliar, serta tambahan bantuan untuk rehabilitasi dan kebutuhan lainnya.

“Untuk SD ini sudah selesai 100 persen, mendapat bantuan senilai Rp 1,9 miliar. Kemudian yang SMK tadi mendapat bantuan sekitar Rp 2,5 miliar dan juga tambahan lagi juga untuk SMK nanti juga ada tambahan lagi untuk rehab dan juga untuk beberapa bantuan,” tuturnya.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, meninjau proses Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran di SD Negeri Miangas, di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Rabu (5/8). Foto: Kevin Daniel/kumparan

Selain revitalisasi bangunan, Kemendikdasmen memberikan bantuan untuk mendukung digitalisasi pembelajaran di sekolah-sekolah Miangas. Bantuan tersebut berupa laptop, perangkat Starlink, dan alat peraga edukatif.

“Kami juga tadi menyerahkan bantuan laptop untuk SMP 10, kemudian SD 10, SMK 10. Kami juga memberikan bantuan tadi Starlink dan alat peraga edukatif yang semuanya kami bagikan untuk mendukung pembelajaran yang berkualitas,” kata Mu’ti.

Menurut Mu’ti, bantuan tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden untuk menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terluar, Miangas.

Mu’ti pun berharap bantuan pembelajaran tersebut dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta menjadi bagian dari upaya membangun generasi Indonesia yang hebat dan kuat.

“Ini adalah bagian dari realisasi arahan Bapak Presiden agar kita memberikan layanan pendidikan yang terbaik bagi seluruh Indonesia di mana pun mereka berada dan juga dalam rangka mewujudkan layanan pendidikan yang bermutu untuk semua,” ujarnya.

“Mudah-mudahan bantuan yang kita berikan, baik berupa pembangunan sarana prasarana maupun peralatan dapat menjadi bagian dari komitmen Bapak Presiden dan juga bagian dari wujud nyata bagaimana kita berusaha untuk membangun generasi Indonesia yang hebat, generasi Indonesia yang kuat,” lanjutnya.