kumparan
3 Des 2018 13:30 WIB

Mengintip Mewahnya Pesawat Kepresidenan Meksiko yang Akan Dijual

Pesawat Boeing 787 Dreamliner, Jet Kepresidenan Meksiko. (Foto: REUTERS/Daniel Becerril)
Pesawat kepresidenan Meksiko yang akan dijual dikenal sebagai salah satu jet presiden paling mewah di dunia. Betapa tidak, pesawat itu dibeli dengan harga USD 218,7 juta atau lebih dari Rp 3 triliun.
ADVERTISEMENT
Rencana pembelian pesawat itu pada 2016 oleh Presiden Enrique Pena Nieto menuai kontroversi dan penolakan dari oposisi. Namun kontroversi itu usai setelah Presiden Meksiko yang baru, Andres Manuel Lopez Obrador, menyatakan akan menjualnya.
Logo di pesawat Boeing 787 Dreamliner, Jet Kepresidenan Meksiko. (Foto: REUTERS/Daniel Becerril)
Perjalanan terakhir pesawat Boeing 787 Dreamliner itu adalah mengantarkan Nieto menghadiri KTT G20 di Buenos Aires, Argentina, Minggu (2/12). Menurut juru bicara Obrador, pesawat bernama pahlawan Meksiko "José María Morelos y Pavón" itu akan dikandangkan untuk direparasi sebelum akhirnya dijual.
Menurut situs Aerospace Mexico, pesawat kenegaraan Presiden Meksiko adalah satu dari 10 pesawat kepresidenan paling mewah di dunia.
Ruang kemudi di pesawat Boeing 787 Dreamliner, Jet Kepresidenan Meksiko. (Foto: REUTERS/Daniel Becerril)
Perusahaan perawatan dan interior pesawat Jet Aviation memajang video interior 3D pesawat presiden Meksiko tersebut. Dalam video-video yang mereka unggah di Youtube, terlihat pesawat itu memiliki beberapa ruangan, seperti ruang tamu hingga kamar utama bagi presiden.
ADVERTISEMENT
Video
Ruang tamu terdiri dari beberapa kursi besar layaknya kelas satu di penerbangan komersial. Ada meja dengan papan catur di tengahnya. Di ruangan itu juga terdapat perapian.
Di bagian lain pesawat terdapat ruang konferensi yang terdiri dari meja panjang dan banyak kursi. Kemewahan sebuah pesawat tentu saja bisa terukur dari bentuk toiletnya. Pesawat presiden Meksiko punya kamar mandi lengkap dengan shower.
Suasana di dalam pesawat Boeing 787 Dreamliner, Jet Kepresidenan Meksiko. (Foto: Youtube/@A-RA-B de MEXICO)
Situs penerbangan The Point Guys mencatat pesawat ini dibangun pada 2009 dan baru terjual pada 2014. Meksiko di bawah Presiden Felipe Calderon memesan pesawat ini pada 2012 namun baru dikirim di pemerintahan Pena Nieto.
Ini adalah Boeing 787 Dreamliner generasi pertama yang tidak banyak diminati maskapai karena bobot yang terlalu berat sehingga boros bahan bakar.
Suasana di dalam pesawat Boeing 787 Dreamliner, Jet Kepresidenan Meksiko. (Foto: Youtube/@A-RA-B de MEXICO)
Namun jika digunakan bukan untuk tujuan komersial dengan jumlah penumpang yang jauh lebih sedikit, pesawat ini bisa jadi pilihan. Itulah sebabnya pesawat ini harganya lebih murah dibanding Boeing Dreamliner baru yang dibanderol USD 220 juta.
ADVERTISEMENT
Mampu mengangkut sekitar 250 penumpang, pesawat ini bisa terbang nonsetop selama 20 jam atau lebih dari 9.000 mil tanpa transit untuk isi bahan bakar.
Suasana di dalam pesawat Boeing 787 Dreamliner, Jet Kepresidenan Meksiko. (Foto: REUTERS/Daniel Becerril)
Pemerintah Meksiko membeli pesawat ini untuk menggantikan jet kepresidenan Boeing 757 yang telah berumur 28 tahun. Jet presiden yang lama tidak bisa mendarat di beberapa kota karena suara mesinnya sangat bising.
Suasana di dalam pesawat Boeing 787 Dreamliner, Jet Kepresidenan Meksiko. (Foto: REUTERS/Daniel Becerril)
Kubu oposisi ketika itu menentang pembelian pesawat presiden baru ini. Salah satu penentangnya adalah presiden Meksiko saat ini, Obrador, yang ketika itu mengatakan: "Kau tidak bisa punya pemerintahan kaya dengan rakyat yang miskin."
Suasana di dalam pesawat Boeing 787 Dreamliner, Jet Kepresidenan Meksiko. (Foto: REUTERS/Daniel Becerril)
Obrador memang dikenal sederhana dan menurutnya jet presiden tidak berguna, hanya menghabiskan uang negara. Dia akan menjual jet presiden itu dan berkunjung ke luar negeri hanya menggunakan maskapai komersial.
ADVERTISEMENT
Tidak hanya jet presiden, Presiden Meksiko berusia 65 tahun ini juga akan menjual 60 pesawat dan 70 helikopter pemerintah.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan