Menhaj Ingatkan Jemaah Tak Bawa Air Zamzam dalam Koper: Nanti Dibongkar
·waktu baca 2 menit

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengingatkan kepada jemaah Indonesia yang akan pulang ke tanah air untuk tidak membawa air zamzam di dalam koper. Ia memastikan jika tetap nekat, zamzam itu akan dibuang.
"Barang bawaan ini yang sampai hari ini menjadi PR kami untuk mengingatkan jemaah jangan bawa barang bawaan yang memang tidak diperkenankan seperti air zamzam dibungkus (di) botol, dimasukan koper itu pasti dibongkar oleh petugas, dibuang," kata pria yang kerap disapa Gus Irfan ini di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Minggu (31/5) malam.
Biasanya, jemaah memasukkan air zamzam dalam botol yang dilapisi oleh lakban. Mereka berharap teknik macam ini bisa membuat air zamzam tidak terdeteksi dan bisa dibawa hingga ke tanah air.
Namun nyatanya, air itu tetap bisa terdeteksi sebagai barang yang mencurigakan sehingga koper jemaah pun akhirnya dibongkar.
Gus Irfan memaparkan bahwa dirinya mendapat laporan dari kloter pertama yang hendak pulang ke tanah air. Ternyata, banyak jemaah yang membawa air zamzam di dalam koper mereka. Alhasil, air tersebut dibuang.
"Tadi saya mendapat dari kloter pertama ini ada puluhan, hampir ratusan botol-botol yang harus dibuang dari dalam koper," ucapnya.
Hal itu, kata Gus Irfan, mengganggu proses perjalanan kepulangan. Ia berharap jemaah di kloter lainnya tidak melakukan hal serupa sehingga proses kepulangan tidak terhambat.
"Tentu akan menganggu perjalanan kita sendiri karena harus menunggu pembongkaran koper kemudian merapikan kembali baru dimasukkan ke pesawat. Itu artinya menganggu perjalanan kita," ucap dia.
