Menhan: 2 Prajurit TNI Gugur di HUT ke-80 TNI Diberi Kenaikan Pangkat Luar Biasa

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin membawa kabar baik ke para wartawan. Katanya, wartawan gratis bila mau berobat ke RSPPN Panglima Soedirman, Jakarta Selatan, Selasa (7/10/2025). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin membawa kabar baik ke para wartawan. Katanya, wartawan gratis bila mau berobat ke RSPPN Panglima Soedirman, Jakarta Selatan, Selasa (7/10/2025). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin merespons soal 2 prajurit TNI yang gugur saat HUT ke-80 TNI pada 5 Oktober. Mereka adalah Pratu Johari Alfarizi dan Praka Mar Zaenal Mutaqim.

Sjafrie mengatakan, Asabri sudah memberikan santunan kepada keluarga korban.

"Dapat santunan dari Asabri, satu orang untuk keluarga Rp350 juta," kata dia di RSPPN, Jakarta, Selasa (7/10).

Selain itu, kedua prajurit in mendapat kenaikan pangkat. "Dan kenaikan pangkat luar biasa," ucap dia.

kumparan post embed

Prajurit Detasemen Intai Para Amfibi 1, Praka Mar Zaenal Mutaqim, gugur usai melaksanakan terjun payung dalam rangkaian perayaan HUT ke-80 TNI. Praka Zaenal gagal mendarat dalam aksi terjun payung itu.

Kadispenal, Laksma Tunggul, mengatakan peristiwa itu terjadi saat Praka Zaenal melakukan penerjunan Rubber Duck Operations (RDO) di Teluk Jakarta pada Kamis (2/10).

"Dengan penuh rasa duka cita sedalam-dalamnya, TNI Angkatan Laut menyampaikan bahwa salah satu prajurit terbaik kami yaitu Praka Mar Zaenal Mutaqim, Personel Detasemen Intai Para Amfibi 1 (Den Ipam 1) Marinir telah gugur dalam tugas," kata Tunggul dalam keterangannya, Minggu (5/10).

kumparan post embed

Sedangkan prajurit Kostrad, Pratu Johari Alfarizi, meninggal dunia setelah jatuh dari tank sebelum puncak peringatan HUT ke-80 TNI di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (4/10).

“Betul (meninggal dunia), innalillahi wainnailaihi rojiun," kata Pangkostrad Letjen Mohammad Fadjar.

Fadjar menjelaskan, Johari terjatuh dari atas Tank Marder yang sedang diangkut menggunakan transporter. "Alm Pratu Johari Alfarizi saat bertugas terjatuh dari atas Tank Marder yang sedang diangkut Transporter (ketinggian sekitar 4 meter) dan mengalami patah leher,” ujarnya