Menhub soal Taksi Green SM: Audit Investigasi Masih Berjalan, Mohon Bersabar

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Dirut KAI Bobby Rasyidin meninjau kesiapan jalur Cikarang Line KRL di Stasiun Bekasi Timur pasca kecelakaan, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (29/4/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Dirut KAI Bobby Rasyidin meninjau kesiapan jalur Cikarang Line KRL di Stasiun Bekasi Timur pasca kecelakaan, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (29/4/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah melakukan audit investigasi menyeluruh terhadap perusahaan taksi listrik Green SM yang kendaraannya menjadi pemicu kecelakaan beruntun KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengimbau masyarakat untuk bersabar menunggu hasil akhir pemeriksaan yang saat ini masih berproses.

​"Kami ingin memastikan betul bagaimana perusahaan tersebut dalam memberikan layanan kepada publik apakah mematuhi kaidah-kaidah keselamatan dan operasional sebagai perusahaan taksi. Jadi kami meminta kesabarannya dan kami akan meng-update kepada rekan media hasil dari audit investigasi tersebut," ucap Menhub Dudy saat konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4).

kumparan post embed
video from internal kumparan

Dudy menjelaskan pemeriksaan dari Kemenhub tidak hanya fokus pada unit kendaraan yang mogok di lintasan rel, melainkan membedah seluruh sistem di perusahaan pool taksi tersebut.

​"Audit investigasi yang kami lakukan meliputi seluruh aspek, baik operasional, teknis, maupun sumber daya manusia, dan ini masih berlangsung," tegasnya.

Tragedi tabrakan antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek ini terjadi di sekitar Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam lalu. Kecelakaan fatal yang bermula dari tersangkutnya sebuah taksi di perlintasan sebidang itu tercatat telah merenggut nyawa 15 penumpang serta menyebabkan 91 orang lainnya luka-luka.