Menikmati Masakan Indonesia saat Buka Puasa Bersama Komunitas Muslim London

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ratusan warga Inggris dan Indonesia di London melaksanakan buka puasa bersama Open Iftar di Broadgate Exchange Square, Liverpool Street London, Minggu (24/04/22) . Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ratusan warga Inggris dan Indonesia di London melaksanakan buka puasa bersama Open Iftar di Broadgate Exchange Square, Liverpool Street London, Minggu (24/04/22) . Foto: Dok. Istimewa

Ratusan warga Inggris dan Indonesia di London melaksanakan buka puasa bersama atau Open Iftar di Broadgate Exchange Square, Liverpool Street London, Minggu (24/04/22).

Acara yang diselenggarakan oleh Komunitas Muslim London tersebut dihadiri oleh Duta Besar RI Desra Percaya, staf Kedutaan, warga Indonesia dan warga mancanegara yang bermukim di London.

Acara Open Iftar hari itu spesial menyajikan makanan Indonesia, di antaranya ayam bumbu bali, oseng-oseng, rendang, pastel, onde-onde, risoles, dan kurma.

Berbagai jenis menu makanan tersebut merupakan kontribusi masyarakat Indonesia di London, di antaranya dari Pengajian Bulanan Muslimat London (PBML), Annisaa Rebana London, dan Muslimat Al Washliyah UK.

Acara yang terbuka untuk umum ini juga diselenggarakan di berbagai kota, di antaranya di Cambridge, Birmingham, Manchester, Coventry, dan Newcastle.

Ratusan warga Inggris dan Indonesia di London melaksanakan buka puasa bersama Open Iftar di Broadgate Exchange Square, Liverpool Street London, Minggu (24/04/22) . Foto: Dok. Istimewa

Panitia penyelenggara Open Iftar, di antaranya Tim Ramadhan Tent Project dan Human Aid Initiative aktif menyelenggarakan buka puasa bersama sejak lama.

Awalnya, sembilan tahun lalu, acara ini diselenggarakan mahasiswa internasional di London. Seiring berjalannya waktu, acara ini semakin besar dan menyebar ke berbagai kota. Jumlahnya pun mencapai puluhan ribu orang.

Menurut Omar Salha, pendiri Open Iftar, makanan Indonesia menjadi favorite tahun ini. Pada tahun-tahun sebelumnya, banyak permintaan masyarakat agar tahun ini menyajikan masakan Indonesia.

“Alhamdulillah, tamu antusias dan mengapresiasi makanan khas Indonesia. Terima kasih untuk keluarga Indonesia di London,” kata Omar dalam sambutannya.

Ustazah Dra Hj Afrahul Fadhilah, pembina PBML, Annisaa Rebana London, dan Muslimat Al Washliyah United Kingdom, menyebutkan buka puasa bersama ini berlangsung meriah dan warga London dari berbagai negara sangat antusias.

“Mereka menanyakan cara membuat onde-onde dan bahannya,” ujar Afrahul.

Ratusan warga Inggris dan Indonesia di London melaksanakan buka puasa bersama Open Iftar di Broadgate Exchange Square, Liverpool Street London, Minggu (24/04/22) . Foto: Dok. Istimewa

Buka puasa ini tidak hanya diikuti masyarakat Muslim, tapi juga non-Muslim. Tema yang diusung “Semua Orang adalah Sahabat”. Kalangan non-Muslim memberikan apresiasi dan mengaku ingin mengenal Islam lebih jauh.

Dilaporkan, jumlah umat Islam di Inggris terus meningkat. Pada 2020, menurut Kantor Statistik Nasional (ONS), jumlahnya lebih dari tiga juta orang.

Studi pemerintah Inggris mengatakan, Muslim adalah kelompok agama yang tumbuh paling cepat di Inggris, melebihi agama-agama lain.

Wali kota London saat ini Sadiq Khan, seorang Muslim, yang terpilih kembali periode kedua, Mei 2021. Sadiq dari Labour Party merupakan Muslim pertama walikota di London.

Komunitas Muslim Indonesia di London sedang mendirikan Masjid Indonesia Islamic Center atau IIC dengan membeli bekas Sinagoge seharga 1,4 juta pounds. Berbagai sumbangan telah mereka terima untuk mewujudkan masjid tersebut.

Pada Januari 2022 lalu, pengumpulan dana dalam Wakaf Mozaik, dihadiri melalui zoom, antara lain oleh Ustaz KH Abdullah Gymnastiar, Menkraf Sandiaga Uno, Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Prof Nasaruddin Umar, dan pengusaha Garibaldi (Boy) Thohir.