Menilik Pria Bertopi yang Bikin Abdul Manaf Sempat Tersangka Kasus Ade Armando
ยทwaktu baca 3 menit

Polda Metro Jaya telah menemukan keberadaan Abdul Manaf, pria yang disebut-sebut menjadi pelaku pengeroyokan Ade Armando dalam Demo 11 April di depan Gedung DPR.
Foto Manaf sempat ditampilkan polisi sebagai salah satu tersangka pengeroyokan terhadap Ade Armando.
Namun, belakangan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, menyatakan Abdul Manaf sama sekali tak terlibat pengeroyokan. Dia berada di Karawang, Jawa Barat, saat aksi pengeroyokan itu berlangsung.
"Dan itu dibenarkan berbagai pihak yang sudah kita periksa di Karawang sehingga kami menyatakan Abdul Manaf yang kita tampilkan gambarnya itu adalah tidak terlibat," ujarnya, Kamis (14/4).
"Enggak, enggak ditetapkan sebagai tersangka. Abdul manaf ini tidak memenuhi unsur dia yang kita duga," tutupnya.
Polisi menggunakan face recognition dalam mengidentifikasi sejumlah orang yang mengeroyok Ade Armando. Untuk Abdul Manaf, polisi mendasari pada gambar seseorang pria bertopi.
"Iya nanti tim akan menggali lagi, kan dia pakai topi saya bilang. Kemudian itulah teknis saya enggak perlu jelaskan lagi," ujarnya.
Lantas siapa pelaku pria itu?
Ada sejumlah video yang beredar terkait dengan pengeroyokan Ade Armando. Di dalam video itu juga terdapat beberapa orang yang mengenakan topi.
Pertama, pria tinggi dengan sweater dan topi hitam di belakang Ade Armando. Pria itu tampak memukul Ade dari belakang, ya dia adalah Dhia Ul Haq yang juga sudah ditangkap polisi.
Setelah pemukulan itu, sejumlah orang langsung mengerubungi Ade Armando. Ada sejumlah orang yang mengenakan topi. Misalnya pria bertopi abu-abu yang mengenakan flanel biru. Dia tampak menjambak rambut belakang Ade Armando.
Ada pula pria dengan topi cream, masker hitam dan jaket hitam yang tiba-tiba datang entah dari arah mana memukul Ade Armando.
Berikutnya, ada pria beruban yang mengenakan topi hitam, kaus putih, dan rompi hitam. Dia tampak memukulkan potongan kardus ke arah Ade Armando.
Ada lagi pria dengan topi hijau keabuan mengenakan kaus abu-abu hitam lengan panjang. Dia juga memukul Ade Armando.
Lalu, ada pria bertopi hitam, bermasker, sweater hitam lengan panjang, dan celana kargo. Dia terlihat memukul dan menendang Ade Armando.
Tapi, entah pria mana yang dimaksud oleh polisi. Tentu, di luar itu ada beberapa orang lagi yang memukul Ade Armando.
Yang jelas, saat ini, sudah ada 3 orang yang memukul Ade Armando ditangkap dan jadi tersangka. Mereka, yakni Komaruddin, Bagja, dan Dhia Ul Haq. Lalu ada satu provokator lagi yang juga sudah ditangkap, yakni Arif Perdana.
Kini, Ade Purnama dan Abdul Latip masih diburu polisi. Polisi meminta keduanya untuk menyerahkan diri.
