Menko Polhukam: PDN Sekarang Harus Punya Kemampuan Back Up Berlapis

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konferensi pers Penetapan Status Penggunaan (PSP) aset eks BLBI kepada 9 Kementerian/Lembaga senilai Rp 2,77 triliun, Jumat (5/7/2024).  Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi pers Penetapan Status Penggunaan (PSP) aset eks BLBI kepada 9 Kementerian/Lembaga senilai Rp 2,77 triliun, Jumat (5/7/2024). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan

Pemerintah menyiapkan data center pengganti Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 di Surabaya yang dimasuki program jahat ransomware oleh geng Brain Chiper. PDN pengganti itu akan dilengkapi fasilitas back up berlapis โ€” hal yang tak tersedia di PDNS 2.

"Pemerintah saat ini terus meningkatkan kemampuan PDN pengganti PDNS 2 di Surabaya untuk bisa memiliki kemampuan back up berganda, back up berlapis dengan pengamanan yang baik. Sekarang terus dilakukan," kata Menko Polhukam Hadi Tjahjanto menjawab pertanyaan jurnalis di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (5/7).

Hadi tak merinci lebih lanjut 'PDN pengganti dari PDNS 2' itu, apakah yang dimaksudnya adalah PDN permanen yang sedang dibangun di Cikarang, Bekasi, atau bukan.

Hadi menegaskan, pemerintah serius menangani permasalahan PDNS 2 di Surabaya yang diserang ransomware. Ia pun mengeklaim pelayanan masyarakat secara digital kini sudah berjalan normal.

"Untuk pelayanan masyarakat yang menggunakan digital per 1 Juli sudah berjalan normal. Layanan masyarakat sudah bisa dirasakan masyarakat, walaupun kita terus meningkatkan kemampuan," ujar mantan Panglima TNI ini.

Hadi juga tak merinci soal Brain Chiper yang "bermurah hati" telah memberikan kunci dekripsi (pembuka) sistem data di PDNS 2 secara gratis pada Rabu (3/7) โ€” tak minta bayaran kripto Monero senilai Rp 131 miliar seperti yang mereka minta sebelumnya.

kumparan post embed
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Mensesneg Pratikno (kiri) dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi memberikan keterangan kepada media usai pelantikan menteri di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/7/2023). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Jokowi Soroti Back Up

Masalah back up ini juga sudah diungkapkan Presiden Jokowi. Ia menegaskan, ke depan semua data nasional harus dicadangkan.

"Yang paling penting adalah apa yang kita miliki itu harus di-back up. Sehingga kalau ada apa-apa kita sudah siap," kata Jokowi di Sinjai, Sulawesi Selatan, Kamis (4/7).

Pernyataan Brain Chiper akan memberikan kunci server PDN yang diserangnya, 2 Juli 2024. Foto: X/@stealthmole_int

Brain Chiper Beri Kunci Pembuka Cuma-cuma

Sebelumnya, Brain Cipher mengumumkan pemberian kunci dekripsi (pembuka) data PDNS 2 lewat unggahan sebuah situs yang hanya bisa diakses melalui browser khusus di darknet, Rabu (3/7) malam.

Dalam unggahan berjudul 'Now We Will Answer The Most Popular Question', Brain Cipher menyebut telah menepati janjinya yang disampaikan pada Selasa (2/7).

Penampakan kunci PDN yang dirilis Brain Cipher. Foto: Rizki Baiquni Pratama/kumparan

Dalam laman itu, Brain Cipher juga menyertakan link download decryptor (kunci) untuk membuka PDN yang terenkripsi (terkunci). Kunci itu bisa diunduh dan diaplikasikan ke server data center.

Tak hanya itu, Brain Cipher juga memberikan panduan bagi pemerintah untuk menggunakan kunci tersebut. Sehingga, pemerintah cukup mengunduh dan merestorasi datanya hanya dalam beberapa langkah saja.

Semuel Abrijani Pangerapan di sela mengumumkan kemunduran dirinya sebagai Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Kominfo pada Kamis (4/7) kemarin menyatakan kunci yang diberikan Brain Chiper telah bisa untuk membuka spesimen data PDNS 2.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangarepan memberikan keterangan pers pengunduran diri di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Kamis (4/7/2024). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan