Menlu: Keris Nogo Siluman Milik Pangeran Diponegoro Sempat Hilang Sebelum ke RI

Pemerintah memastikan Keris Nogo Siluman yang sempat hilang ratusan tahun itu merupakan milik Pahlawan Nasional Pangeran Diponegoro. Keris tersebut menjadi salah satu barang yang dipamerkan dalam lawatan Raja dan Ratu Belanda Willem-Maxima di Istana Bogor, Jawa Barat.
"Sudah dikonfirmasi, keris tersebut adalah milik Pangeran Diponegoro dan kemudian dikembalikan ke Indonesia," kata Menlu Retno Marsudi kepada wartawan usia mendampingi Presiden Jokowi menyambut Raja Belanda, Selasa (10/3).
Retno menjelaskan, proses pengembalian keris dari Belanda tersebut sudah berlangsung sejak lama. Tim Kemendikbud awalnya juga sudah dikirim untuk memastikan bahwa keris tersebut betul-betul milik Pangeran Diponegoro.
"Beberapa minggu sebelum kunjungan, kita juga mengirimkan tim, di dalamnya ada Pak Dirjen Kebudayaan, karena saya berkonsultasi dengan Mendikbud. Kemudian beliau mengutus Dirjen Kebudayaan bersama ahli dari Indonesia untuk mengecek," papar Retno.
"Dengan datangnya tim dari Indonesia maka sudah dikonfirmasikan keris tersebut adalah Keris Diponegoro dan kemudian dikembalikan ke Indonesia," sambungnya.
Perihal di mana akan ditempatkan Keris tersebut, Retno enggan menjawab. Sebab, menurutnya hal itu adalah kewenangan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud.
"Jelasnya ditanyakan sama Pak Dirjen kebudayaan ya, tapi pastinya disimpan dengan baik di museum. Tetapi itu nanti, Pak Dirjen Kebudayaan yang akan lebih detail mengenai barang itu akan ditaruh di mana dan sebagainya," tandasnya.
Keris Kiai Nogo Siluman tersebut sebelumnya sempat berada di tangan belanda selama 189 tahun. Keris tersebut, akhirnya pulang ke Tanah Air pada Kamis (5/3) atau lima hari jelang lawatan Raja Belanda.
