Menteri PAN-RB Pastikan Passing Grade Tes SKD CPNS Tak Diturunkan

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Syafruddin. (Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Syafruddin. (Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan)

Banyaknya calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang tidak lolos tes seleksi kompetensi dasar (SKD), membuat para peserta menginginkan adanya perubahan kebijakan. Salah satunya dengan menurunkan passing grade (batas nilai). Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pun sempat menimbang opsi tersebut untuk mengantisipasi banyaknya CPNS yang tak lolos SKD.

Namun setelah melakukan berbagai pertimbangan, Menpan RB Syafruddin menegaskan pihaknya tidak akan menurunkan passing grade tes SKD CPNS. Sehingga passing grade SKD untuk tiga tes tetap yakni 143 untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU) 80 dan 75 untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

"Tidak ada menurunkan grade. Tidak ada. Grade-nya tetap. Seleksi ketat nomor satu, kebutuhannya berapa sepuluh, ya nomor satu sampai sepuluh. Sebelas tidak boleh, ya kira kira begitu ya gambarannya," kata Syafruddin di Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/11)

Eks Wakapolri itu menjelaskan, keputusan pemerintah untuk tidak menurunkan passing grade itu agar PNS yang terpilih benar-benar orang-orang pilihan. Sebab misi Indonesia saat ini adalah persiapan menghadapi revolusi industri 4.0 dan menuju visi 100 tahun Indonesia merdeka pada tahun 2045.

"Jadi kita harus kompetitif, harus profesional, harus dia betul-betul kredibel. Punya kemampuan yang handal karena kita akan menghadapi ada masalah besar ke depan," jelasnya.

Sejumlah peserta mengikuti ujian seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018. (Foto: ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah peserta mengikuti ujian seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018. (Foto: ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)

Namun demikian, Syafruddin mengakui target untuk mendapatkan SDM yang berkualitas tersebut saat ini belum bisa tercapai. Hal ini dibuktikan dari masih banyaknya CPNS yang tak lulus SKD CPNS tahun ini.

"Ternyata ekspektasi kita untuk mendapatkan hasil pemberdayaan manusia ASN itu yang obsesi kita yang tinggi, ternyata enggak terpenuhi, banyak yang enggak sampai," pungkasnya.

Diketahui berbagai keluhan yang datang dari para CPNS itu khususnya terkait TKP. Banyak dari para CPNS tersebut tidak mampu lulus passing grade di TKP meski lolos di TWK dan TIU.

Sebelumnya Syafruddin menyatakan bahwa tingkat kelulusan pada seleksi CPNS tahun 2018 masih sangat rendah dan tidak mencapai target. Dari 1,7 juta orang yang mengikuti tes SKD, hanya 128 ribu orang yang lulus dan memenuhi passing grade.