Meski Ditelantarkan, Sony Tetap Sayang Ibunya

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
11
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Sony sedang menceritakan tentang ibunya, (Foto: Mustaqim Amna/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Sony sedang menceritakan tentang ibunya, (Foto: Mustaqim Amna/kumparan)

Setelah satu setengah tahun berjuang sendiri menghidupi adiknya, kemarin siang petugas Dinas Sosial Kota Tangerang membawa Sony dan adiknya, Marcel ke Rumah Singgah Dinas Sosial, Neglasari, Mekarsari, Tangerang, Rabu (4/1). Sony dan Marcel akan tinggal dan dirawat disana.

Sejak ibunya memiliki kehidupan baru, Sony mengaku hanya bisa bertemu ibunya seminggu sekali.

“Setiap sekali dalam seminggu saya diberi uang ibu, sekitar Rp 70 ribu, Tapi belakangan semakin berkurang, jadi Rp 40 ribu,” katanya saat ditemui di Rumah Singgah, Rabu (4/1).

Meski telah ditelantarkan, Sony mengaku sama sekali tidak dendam pada ibunya. Ia bahkan masih menyimpan harapan untuk dapat tinggal bersama dengan ibunya lagi suatu saat nanti.

“Perasaan saya ya enggak apa-apa, masih sayang sama ibu. Saya pengen tinggal sama ibu,” ungkapnya.

Di mata warga sekitar, Sony dikenal sebagai pribadi yang santun dan ramah.

"Sony itu anaknya baik, ia sebenarnya gampang bertegur sapa dengan tetangga," ujar Hartati, tetangga Sony saat dietumui di kediamamnnya, di Komplek Bugel Mas Indah, Karawaci, Tangerang.

Keadaan tetangga rumah Sony (Foto: Mustaqim Amna/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Keadaan tetangga rumah Sony (Foto: Mustaqim Amna/kumparan)

Namun menurut Hartati, sejak ditinggalkan ibunya, Sony menjadi lebih pendiam dan tidak banyak bersosialisasi dengan warga.

“Dia jadi jarang bergaul, sedih saya lihat Sony bernasib begitu,” ujarnya.

Sony dan Marcel adalah kakak dan adik yang berjuang bertahan hidup tanpa kedua orang tua. Ayah mereka meninggal sejak dua tahun lalu, sedangkan ibu mereka, Mariska, menikah lagi. Mariska lalu menitipkan mereka berdua kepada adiknya, Desi yang terindikasi mengidap gangguan mental.

video youtube embed