Miftah Maulana: Hari ini Saya Pakai Blangkon Lagi Sebagai Identitas Pendakwah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah menggelar jumpa pers di Ponpes Ora Aji, Sleman, DIY, Jumat (6/12/2024). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah menggelar jumpa pers di Ponpes Ora Aji, Sleman, DIY, Jumat (6/12/2024). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Pendakwah Miftah Maulana yang akrab disapa Gus Miftah kini kembali mengenakan blangkon usai mundur sebagai utusan khusus presiden. Sebelumnya, saat masih menjabat utusan khusus presiden, Gus Miftah lebih sering mengenakan peci.

"Kenapa beberapa saat ketika masih berada di UKP (utusan khusus presiden), saya menggunakan peci, sebagai satu simbol, yang sangat dicintai oleh Bapak Prabowo," kata Gus Miftah di Ponpes Ora Aji, Jumat (6/12).

Saat ini ketika sudah mundur sebagai utusan khusus presiden, Gus Miftah kembali mengenakan blangkon yang selama ini menjadi ciri khasnya.

"Hari ini saya kembali menggunakan blangkon sebagai identitas saya sebagai seorang pendakwah," katanya.

"Artinya, saya kembali kepada masyarakat, kembali ke pesantren, ya seperti dulu. Enggak ada yang berubah," jelasnya.

Gus Miftah mengaku tak akan mengubah karakter dakwahnya. Namun, dia akan memperbaiki diksi atau pemilihan kata yang digunakan agar lebih sopan.

"Dengan pemilihan kata dan diksi yang mungkin lebih berhati-hati," bebernya.

Gus Miftah mengumumkan mundur sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan usia viral dirinya berkata tak pantas kepada penjual es teh, Sunhaji, saat pengajian di Magelang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Belakangan video lama Gus Miftah berkata tak sopan kepada seniman Yati Pesek juga viral di media sosial.