Miras Oplosan Maut di Bantul, 3 Warga Tewas
·waktu baca 2 menit

Sebanyak 3 warga Kabupaten Bantul, DIY, tewas diduga setelah mengkonsumsi minuman keras (miras) oplosan. Mereka menenggak minuman keras pada Kamis, 13 Oktober malam.
"Benar adanya warga masyarakat Trimulyo, Jetis, Bantul, yang meninggal dunia diduga akibat mengkonsumsi minuman keras oplosan," kata Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana dikonfirmasi, Senin (17/10).
Jeffry menjelaskan bahwa korban yang meninggal bernama Muhammad Ihsan (23), Daniel Krismanto (24), dan Ida Rusmanto (49). Mereka sebelumnya menenggak miras oplosan dengan dua rekan lainnya.
"Korban meninggal dunia atas nama Muhammad Ihsan telah dimakamkan pada Minggu tanggal 16 Oktober 2022 pukul 10.00 WIB di Makam Suci Kowang, Trimulyo, Jetis, Bantul," kata Jeffry.
Muhammad Ihsan ditemukan tak sadarkan diri di rumahnya pada Sabtu, 15 Oktober. Lalu korban dibawa ke rumah sakit dan meninggal dunia pada Sabtu pukul 14.30 WIB.
Daniel Krismanto meninggal dunia pada Minggu, 16 Oktober.
Pada Sabtu 15 Oktober pukul 20.00 WIB dia mengeluh sakit dan dibawa ke rumah sakit. Namun pada Minggu pagi dia meninggal dunia.
Daniel Krismanto merupakan sepupu dari Muhammad Ihsan. Keduanya tercatat sebagai warga Kowang, Puton, Trimulyo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul.
"Pada hari Minggu tanggal 16 Oktober 2022 sekitar pukul 06.45 WIB korban atas nama Daniel Krismanto dinyatakan meninggal dunia dan dimakamkan langsung setelah selesai pemakaman atas Muhammad Ihsan ," ujar Jeffry.
Sedang Ida Rusmanto meninggal dunia pada Minggu (16/10) pukul 22.30 WIB. Ida juga sempat dilarikan ke rumah sakit karena mengeluh sakit pada hari Minggu pagi. Ida merupakan warga Payaman, Imogiri, Kabupaten Bantul.
"Terakhir Ida meninggal 22.30 malam tadi," kata Jeffry.
Polisi Cari Penjual Miras
Atas kasus ini, polisi kemudian mencari penjual miras. Satu orang yang diduga penjual miras, yaitu Bobon kemudian dimintai keterangan.
"Masih diduga. Kita masih menduga itu penjualnya karena info keterangan dari saksi dan sekitarnya yang biasa menjual itu. Tapi dari saksi si Adam tidak bisa memastikan si Ihsan sama si Daniel beli di Bobon. Dan Bonbon menjelaskan sudah lama tidak menjual," kata Jeffry.
Sementara itu, dua korban selamat yang masih mendapatkan perawatan adalah Kasihono (42) dan Adam (21).
"Kalau untuk saksinya yang bisa dimintai keterangan atas nama Adam. Dia sudah bisa dimintai keterangan. Kalau untuk satunya masih belum bisa dimintai keterangan dan masih dalam perawatan di rumah sakit," pungkasnya.
