Motif Pembakar Rumah Wartawan Karo Belum Terkuak

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tiga orang otak dan pelaku pembakaran rumah wartawan di Karo. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Tiga orang otak dan pelaku pembakaran rumah wartawan di Karo. Foto: Dok. Istimewa

Polisi akan melakukan tes psikologi terhadap 3 tersangka pembakaran rumah wartawan Tribrata TV Rico Sempurna Pasaribu di Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumut. Ketiganya adalah Bebas Ginting, RAS, dan YST.

Kata Kapolda Sumut Komjen Agung Setya Imam, hal ini dilakukan untuk menggali motif pembakaran.

“Ada akan pemeriksaan-pemeriksaan psikologis, akan kita siapkan baterainya yang tepat,” kata Agung di Polda Sumut pada Senin (15/7).

“Artinya, kita bisa menangkap apa yang ada di dalam pikirannya, kepribadiannya, dan kita bisa mengungkap lebih dalam lagi apa yang menjadi motif bersangkutan,” sambungnya.

Namun, Agung belum merinci kapan tes psikologi akan dilakukan.

Scope yang dilakukan tidak hanya ke hal tertentu, tapi hal yang lain kita gali,” kata Agung.

kumparan post embed

1 Tersangka Residivis

Kapolda Sumut Komjen Agung Setya Imam dan Pangdam I BB Mayjen Mochammad Hasan memberikan keterangan pers kasus kebakaran rumah wartawan Tribrata TV Sempurna Pasaribu di Karo, Senin (8/7/2024). Foto: Polda Sumut

Hasil penyelidikan terbaru, salah satu tersangka dalam kasus ini yakni Bebas Ginting, ternyata adalah seorang residivis.

Ia sudah dua kali menjalani hukuman pidana. Salah satu kasus yang menjerat dia adalah kasus pembunuhan.

“Setahu saya ada kasus pembunuhan, ya,” jelasnya.

Berikut peran ketiganya:

  • Bebas Ginting alias Bulang sebagai orang yang menyuruh kedua pelaku lainnya untuk melakukan pembakaran dan memberikan uang membeli BBM Rp 130 ribu.

  • RAS berperan membeli bahan bakar solar dan pertalite serta sebagai pengendara untuk menuju ke rumah korban.

  • YST sebagai eksekutor yang menyiram BBM dan membakar rumah korban.

Insiden pembakaran ini terjadi pada Kamis (26/7) sekitar pukul 03.00 WIB. Sempurna tewas bersama istri, anak, dan cucunya dengan kondisi luka kabar level VI.

Polisi olah TKP kebakaran rumah wartawan Sempurna Pasaribu yang terbakar di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Foto: Polres Tanah Karo