Motif Penembakan di Kelapa Gading: Pegawai Sakit Hati Diajak Bersetubuh

kumparanNEWSverified-green

Sketsa pelaku penembakan di Kelapa Gading. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Sketsa pelaku penembakan di Kelapa Gading. Foto: Dok. Istimewa

Kasus penembakan di Kelapa Gading dengan korban pengusaha perkapalan bernama Sugianto terungkap. Para pelaku berhasil ditangkap.

Salah pelaku tak lain pegawai Sugianto berinisial NL. NL sudah bekerja dengan Sugianto sejak 2012 sebagai staf bagian keuangan. NL rupanya sakit hati dan marah kepada Sugianto karena sering dimarahi dan merasa dilecehkan.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Nana Sudjana saat rilis kasus penyuntikan stem cell tak berizin di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (16/1/2020). Foto: Nugroho Sejati/kumparan

"Jadi untuk motif tersangka ada dua. Pertama sakit hati dan marah," ungkap Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin (24/8).

"Ada dua hal karena NL sering dimarahi korban. Yang kedua ada beberapa pernyataan korban yang dianggap melecehkan selama ini," tambah dia.

Ilustrasi penembakan. Foto: Pixabay

Nana mengungkapkan, NL merasa dilecehkan secara verbal oleh Sugianto. Sebab, korban kerap mengajak bersetubuh. Bila tidak mau, NL disebut-sebut sebagai perempuan tak laku.

"Korban mengajak hal-hal, melakukan persetubuhan, lalu ada pernyataan pernyataan istilahnya, tidak laku, perempuan tidak laku," tutur dia.

kumparan post embed

Tak hanya itu, NL juga merasa ketakutan terkait dengan pembayaran pajak perusahaan. NL kerap tidak membayarkan pajak sesuai dengan nilai seharusnya. Sehingga banyak teguran dari Kantor Pajak Jakarta Utara.

"Hal ini dari korban menyampaikan tersangka akan dilaporkan ke polisi," tambah dia.

Atas banyaknya masalah itu, NL lalu berencana membunuh Sugianto. NL menyiapkan uang Rp 200 juta untuk menghabisi Sugianto.

NL mengajak suami sirinya untuk mencari orang yang bisa membunuh Sugianto. Perencanaan bahkan dilakukan sampai 5 kali untuk mematangkan rencana pembunuhan itu.

Sampai semua disiapkan, dan eksekusi dilakukan. Sugianto ditembak di depan kantornya di Kelapa Gading. Polisi akhirnya berhasil menangkap para tersangka. Saat ini, konferensi pers masih berlangsung.

embed from external kumparan

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)