Mudik Lewat Pelabuhan Merak? Ini Perbedaan Dermaga Eksekutif dengan Reguler

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Salah satu kapal Ferry saat bersandar di Pelabuhan Merak. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu kapal Ferry saat bersandar di Pelabuhan Merak. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Pemudik yang ingin menyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak memiliki dua opsi penyeberangan, yakni lewat dermaga eksekutif/express dan dermaga reguler.

Terdapat perbedaan di antara kedua dermaga ini. Pertama, dari segi harga. Jika pemudik tidak membawa kendaraan pribadi, maka harga untuk satu tiket orang dewasa dan anak-anak adalah Rp 77.000, harga tiket lansia Rp 69.400, dan bayi tarifnya Rp 4.000.

Suasana di Pelabuhan Eksekutif Dermaga 6 Pelabuhan Merak, Banten. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Sedangkan untuk tarif dermaga reguler, tarif untuk orang dewasa, anak-anak, dan lansia adalah Rp 21.600, sementara untuk bayi Rp 1.750.

Selain itu, jika pemudik membawa kendaraan pribadi, misalnya kendaraan roda 4 atau kendaraan golongan IV A, penyeberangan dari dermaga eksekutif memiliki tarif Rp 644.000 yang dihitung hanya kendaraannya saja. Penumpang dan sopir sudah termasuk pada harga tiket kendaraan.

Suasana di Pelabuhan Eksekutif Dermaga 6 Pelabuhan Merak, Banten. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Sedangkan apabila pemudik yang membawa kendaraan roda 4 yang melakukan penyeberangan melalui dermaga reguler, tarifnya Rp 457.700.

Table Embed

Menampilkan 10 data dari 17 data

Jenis
Lintasan Merak-Bakauheni
Penumpang
Reguler
Ekspres
Dewasa
Rp21.600
Rp77.000
Anak
Rp21.600
Rp77.000
Bayi
Rp1.750
Rp4.000
Kendaraan
Golongan I
Rp25.100
Rp78.000
Golongan II
Rp58.550
Rp108.000
Golongan III
Rp126.350
Rp168.000
Golongan IVA
Rp457.700
Rp644.000
Golongan IVB
Rp425.250
Rp457.000

1 - 10 dari 17 baris

Perbedaan kedua, dari waktu tempuh. Waktu tempuh dari dermaga eksekutif selama 120 menit termasuk sandar kapal. Sedangkan, untuk dermaga reguler, waktu tempuhnya selama 120-180 menit termasuk sandar kapal.

Fasilitas SPKLU PLN di Pelabuhan Eksekutif Dermaga 6 Pelabuhan Merak, Banten. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Perbedaan ketiga adalah gerbang atau dermaga. Dermaga eksekutif di Pelabuhan Merak adalah dermaga enam. Sedangkan dermaga reguler jumlahnya lebih banyak, ada dermaga 1, 2, 3, 4, 5, dan 7.

Meski ada perbedaan, namun kedua dermaga ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap, mulai dari vending machine untuk penukaran tiket, toilet, musala, ruang tunggu penumpang, ruang laktasi.

Lalu, ATM, kantin, dan parkir area antre sebelum masuk kapal. Area masuk kapal juga dipisah antara kendaraan kecil dengan kendaraan bus/truk.

Sosoro Mall di Pelabuhan Eksekutif Dermaga 6 Pelabuhan Merak, Banten. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Namun, hal yang membedakan lainnya adalah di dermaga ekspres ada pusat perbelanjaan, namanya Sosoro Mall. Pemudik bisa mengunjungi beberapa tenant makanan, pakaian, atau oleh-oleh.

Selain itu, bagi pemudik yang tidak membawa kendaraan, pintu masuk ruang tunggunya juga melalui Sosoro Mall ini.

Suasana di Pelabuhan Eksekutif Dermaga 6 Pelabuhan Merak, Banten. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Di dermaga eksekutif ini juga terdapat stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). Terdapat tiga buah colokan untuk mengisi daya kendaraan listrik.

Untuk pelayanan keamanan, pihak operator pelabuhan Merak, PT ASDP, memastikan dengan menambah jumlah kamera pengawas pada musim mudik Lebaran kali ini.

“Kami sudah memasang sebanyak 136 unit CCTV yang tersebar di seluruh area Pelabuhan Merak,” kata GM PT ASDP, Suharto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/4).