MUI Kota Bandung Imbau Warga Doa Bersama di Masjid Peringati Peristiwa G30S/PKI

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi berdoa. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi berdoa. Foto: Shutter Stock

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung mengeluarkan surat imbauan kepada warganya untuk melakukan doa bersama di masjid dan rumah masing-masih untuk memperingati peristiwa G30S/PKI pada hari ini, Kamis (30/9).

Ada dua surat imbauan yang dikeluarkan MUI Kota Bandung. Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua MUI Kota Bandung, Miftah Farid. Dokumen surat tersebut diunggah oleh Ustaz Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym melalui akun Instagramnya, Kamis (30/9).

Dalam surat tersebut, doa serentak itu dimaksudkan untuk menyelamatkan bangsa dari bahaya ateisme dan komunisme.

"Selanjutnya dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung yang ke 211, keselamatan bangsa atas wabah COVID-19 dan bahaya ateisme serta komunisme, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Kota Bandung menyerukan dan mengajak kaum muslimin muslimat untuk melaksanakan doa bersama secara serentak di masjid, rumah dan tempatnya masing-masing yang akan dilaksanakan pada hari kamis, 30 September 2021 ba'da maghrib," tulis surat imbauan pertama yang dibuat sebagaimana dilihat pada Kamis (30/9).

MUI Kota Bandung Imbau Warga Laksanakan Doa Serentak Peringati Peristiwa G30S/PKI. Foto: Dok. Istimewa

Kemudian dalam surat imbauan yang kedua, MUI Kota Bandung menuliskan Gerakan 30 September 1965 merupakan sejarah kelam. Namun, bangsa Indonesia dapat melewati cobaan itu sehingga persatuan dan keamanan masih utuh.

Dalam surat itu lalu dituliskan bahwa pewaris bangsa harus waspada jikalau peristiwa serupa terjadi lagi di kemudian hari.

"Sebagai pewaris bangsa yang tetap berdaulat, merdeka, rukun, dan kondusif, kita wajib bersyukur sekaligus waspada akan kemungkinan-kemungkinan yang sewaktu-waktu bakal terjadi," tulis surat tersebut.

Selanjutnya, terdapat lima poin imbauan dari MUI agar warga Bandung memperingati tanggal 30 September dengan kegiatan keagamaan. Berikut ini lima poin imbauan tersebut:

instagram embed
  1. Melakukan sujud syukur di tiap-tiap masjid atau di tempat tempat lainnya, atas anugerah Allah SWT yang telah memberikan nikmat keselamatan dari gangguan yang telah berusaha merongrong keutuhan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia;

  2. Seluruh warga Kota Bandung agar memanjatkan rara syukur kehadirat Allah SWT dengan membaca Al-Quran, baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama, di rumah-rumah, di masjid-masjid, atau di tempat-tempat lain yang memungkinkan;

  3. Bacaan Al-Quran dilakukan untuk mengiringi doa yang secara khusus disampaikan untuk para pahlawan yang menjadi korban keganasan komunisme dalam rangkaian G30S/PKI;

  4. Memohon perlindungan Allah SWT agar tetap terhindar dari kemungkinan bangkitnya kembali paham-paham ateisme, komunisme di pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia;

  5. Di tengah musibah wabah Pandemi COVID-19 yang hingga saat ini masih menghimpit bangsa Indonesia, khususnya warga Kota Bandung, kita pun memohon perlindungan kepada Allah SWT agar bangsa dan Negara Republik Indonesia diselamatkan dari wabah yang sampai saat Ini belum bisa diprediksi kapan akan berakhir, dengan harapan semoga Allah SWT tetap memberikan keselamatan, kesehatan bagi para pemimpin ummat dan warga Kota Bandung.

embed from external kumparan