Mulai 23 Mei Gerbang Tol Cibubur dan Cimanggis Akan Dihilangkan

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Arus lalu lintas di Gerbang Tol Karang Tengah. (Foto: Novan Nurul Alam/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Arus lalu lintas di Gerbang Tol Karang Tengah. (Foto: Novan Nurul Alam/kumparan)

Penghapusan Gerbang Tol Karang Tengah di Tangerang sejak Minggu (9/4) dini hari merupakan salah satu upaya untuk menangani kemacetan parah yang sering terjadi. Rencananya hal tersebut juga akan diterapkan untuk ruas tol Jagorawi (Jakarta-Bogor-Ciawi).

Baca juga: Macet Karena Penutupan GT Karang Tengah, Pengelola Minta Maaf

Hal tersebut diutarakan oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Herry Trisaputra Zuna. Menurut dia, dengan adanya antrean membuat waktu yang terbuang di gerbang tol cukup lama, mulai dari 30 menit hingga 1 jam

"Direncanakan tanggal 23 Mei, Cibubur dan Cimanggis itu juga akan kita release," ujar Herry kepada Kumparan (Kumparan.com) saat Konferensi Pers usai meninjau Gerbang Tol Karang Tengah, Tangerang, Senin (10/4).

Herry menambahkan penyesuaian tarif pun akan sama dilakukan pada ruas tol Jagorawi, perubahan sistem transaksi Tol Jagorawi akan diberlakukan menjadi transaksi terbuka dari Cawang-Ciawi dengan tarif tunggal dengan satu kali transaksi sehingga transaksi GT Cibubur Utama dan Cimanggis Utama akan dihilangkan dan mulai akan diberlakukan mulai 23 Mei 2017.

"Akan ada penyesuaian tarif juga. Seperti ini, karena sistemnya terbuka, jadi nanti dihitung, mestinya yang jarak jauh akan turun (tarifnya), yang dekat akan naik," jelas Herry.

Untuk menghindari berpindahnya kemacetan di gerbang tol, Herry mengatakan akan mengantisipasinya dengan menyelesaikan gardu-gardu tambahan

"Gardu-gardu tambahan ini harus segera diselesaikan pembangunannya. Targetnya 23 Mei harus sudah selesai. Jumlahnya nanti sama Jasa Marga," pungkas Herry.