Muncul Kabar Kasetpres Heru Budi Jadi Pj Gubernur DKI, Ini Respons Kemendagri

6 Januari 2022 12:52 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. Foto: Dok.  Heru Budi Hartono
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. Foto: Dok. Heru Budi Hartono
ADVERTISEMENT
Sejumlah nama muncul untuk menggantikan posisi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang akan habis masa jabatan pada 16 Oktober 2022. Mengingat Pilkada baru digelar 2024, posisi Anies akan diisi oleh penjabat (Pj) yang ditunjuk oleh Kemendagri.
ADVERTISEMENT
Salah satu nama yang muncul adalah Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. Meski saat ini ia bertugas di Istana Kepresidenan, Heru pernah bertugas di Pemprov DKI Jakarta.
Lantas, apakah Kemendagri akan mengajukan nama Heru Budi?
"Di DKI lebih itu ya, kita di [Kementerian] Dalam Negeri belum tahu orangnya siapa [jadi Pj]," ucap Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Benni Irwan, saat dihubungi, Kamis (6/1).
Benni menjelaskan, untuk mencari siapa sosok yang bisa ditunjuk sebagai Pj Gubernur DKI akan lebih baik apabila sudah memahami kondisi Jakarta.
Meski demikian, ia menyebut tidak harus sosok Pj Gubernur DKI Jakarta pernah bekerja di lingkungan Pemprov DKI tersebut.
"Sebaiknya seperti itu akan lebih efektif kalau dia memahami kondisi Jakarta, di mana mana akan seperti itu. Salah satu nilai plus mungkin," tuturnya.
ADVERTISEMENT
"Enggak harus seperti itu, ya pertimbangannya banyak supaya penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik daerah bisa berjalan. Jangan sampai terganggu," tutup dia.
Berdasarkan aturan, Pjs Gubernur harus diisi oleh pejabat setara eselon 1. Menteri Dalam Negeri yang nantinya mengajukan nama ke Presiden untuk disetujui sebagai pjs gubernur satu daerah.
Munculnya nama Heru Budi diucapkan oleh Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Gembong Warsono. Ia menilai sosok Pj Gubernur DKI adalah orang yang menguasai permasalahan Jakarta. Apalagi, Pj akan memiliki masa kerja yang lama hingga Pilkada Serentak 2024.
Heru sendiri bukanlah orang baru di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Ia pernah lama bekerja di Pemkot Jakarta Utara, yang membuatnya kemudian menjadi Wali Kota Jakarta Utara pada 2014, atau saat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi Gubernur DKI.
ADVERTISEMENT
Kemudian, setahun berselang ia mengemban jabatan sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD). Lalu pada 2017 hingga sekarang, Heru Budi menjadi Kepala Sekretariat Presiden di bawah Presiden Jokowi.