Mutasi Hakim: Albertina Ho Waka PT Jakarta, Eko Aryanto Hakim Tinggi Papua Barat
ยทwaktu baca 4 menit

Mahkamah Agung memutasi 41 hakim pada sejumlah pengadilan di Indonesia. Salah satu yang hakim yang dimutasi adalah eks anggota Dewas KPK, Albertina Ho.
Mutasi hakim ini tertuang dalam hasil rapat pimpinan MA pada 9 Mei 2025.
Albertina yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Banten dimutasi menjadi Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Jakarta.
Selain Albertina, ada pula hakim Eko Aryanto yang dimutasi. Eko adalah hakim yang memvonis suami artis Sandra Dewi, Harvey Moeis, selama 6,5 tahun di kasus korupsi timah.
Dalam mutasi tersebut, Eko Aryanto yang kini berstatus hakim PN Jakarta Pusat dipindahtugaskan menjadi Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Papua Barat.
"Pada hari ini, hari jumat tanggal 9 Mei 2025 telah dilakukan rapat pimpinan Mahkamah Agung untuk mengisi jabatan pimpinan tingkat banding di lingkungan peradilan umum yang kosong karena pejabatnya purnabakti. Selain itu, juga dalam rangka penyegaran personal," kata Ketua MA Sunarto.
"Saya berharap dengan adanya promosi-mutasi ini kinerja aparatur badan peradilan, khususnya badan peradilan umum, semakin baik. Saya tidak bosan-bosan ingin mengingatkan kepada seluruh warga pengadilan untuk menghindari pelayanan yang bersifat transaksional dan selalu menjaga integritasnya agar hidup kita bisa bermakna dan tidak merugi di kemudian hari," imbuhnya.
Berikut daftar lengkap mutasi Hakim oleh MA:
1. Herri Swantoro dari Ketua PT Jakarta menjadi Ketua PT Yogyakarta
2. Nugroho Setiadji dari Ketua PT Palembang menjadi Ketua PT Jakarta
3. Herdi Agusten dari Ketua PT Jambi menjadi Ketua PT Palembang
4. Ifa Sudewi dari Ketua PT Gorontalo menjadi Ketua PT Jambi
5. Suwidya dari Ketua PT Bangka Belitung menjadi Ketua PT Kalimantan Timur
6. Roki Panjaitan dari Ketua PT Sulawesi Tenggara menjadi Ketua PT Tanjungkarang
7. Andi Isna Renishwari Cinrapole dari Ketua PT Sulawesi Barat menjadi Ketua PT Sulawesi Tenggara
8. Budi Santoso dari Ketua PT Papua Barat menjadi Ketua PT Padang
9. Diah Sulastri Dewi dari Ketua PT Palangkaraya menjadi Ketua PT Riau
10. Yapi dari Wakil PT Jawa Tengah menjadi Ketua PT Gorontalo
11. Artha Theresia dari Wakil Ketua PT Jakarta menjadi Ketua PT Bangka Belitung
12. Abd Halim Amran dari Wakil Ketua PT Denpasar menjadi Ketua PT Sulawesi Barat
13. Wayan Karya dari Wakil Ketua PT Bandung menjadi Ketua PT Papua Barat
14. Pudjiastuti Handayani dari Wakil Ketua PT Yogyakarta menjadi Ketua PT Palangkaraya
15. Aviantara dari Wakil PT Kalimantan Timur menjadi Wakil Ketua PT Jawa Tengah
16. Albertina Ho dari Wakil Ketua PT Banten menjadi Wakil Ketua PT Jakarta
17. Moh. Muchlis dari Wakil Ketua PT Palembang menjadi Wakil Ketua PT Banten
18. Syahlan dari Wakil Ketua PT Riau menjadi Wakil Ketua PT Bandung
19. Sutio Jumagi Akhirno dari Wakil Ketua PT Nusa Tenggara Barat menjadi Wakil Ketua PT Yogyakarta
20. Andreas Purwantyo Setiadi dari Wakil Ketua PT Jambi menjadi Wakil Ketua PT Palembang
21. Isnurul Syamsul Arif dari Wakil Ketua PT Pontianak menjadi Wakil Ketua PT Denpasar
22. Suprapti dari Wakil Ketua PT Bangka Belitung menjadi Wakil Ketua PT Nusa Tenggara Barat
23. Agus Rusianto dari Wakil Ketua PT Sulawesi Tenggara menjadi Wakil Ketua PT Riau
24. Abdul Azis dari Wakil Ketua PT Banda Aceh menjadi Wakil Ketua PT Jambi
25. Erwin Djong dari Wakil Ketua PT Banjarmasin menjadi Wakil Ketua PT Pontianak
26. Lukman Bachmid dari Wakil Ketua PT Gorontalo menjadi Wakil Ketua PT Banjarmasin
27. Alfa Ekotomo tetap menjadi Hakim PN Klaten
28. Muhamad Nuzulul Kusindiardi tetap menjadi Hakim PN Malang
29. Katharina Melati Siagian tetap menjadi Hakim PN Depok
30. Halima Uma Ternate tetap menjadi Hakim PN Surabaya
31. Yusuf Pranowo dari Hakim PN Jakarta Pusat menjadi Hakim Tinggi PT Ambon
32. Buyung Dwikora dari Hakim PN Jakarta Pusat menjadi Hakim Tinggi PT Jayapura
33. Chitta Cahyaningtyas dari Hakim PN Jakarta Timur menjadi Hakim Tinggi PT Ambon
34. Sutarno dari Hakim PN Jakarta Barat menjadi Hakim Tinggi PT Maluku Utara
35. Suparman dari Hakim PN Jakarta Pusat menjadi Hakim Tinggi PT Papua Barat
36. Slamet Widodo dari Hakim PN Jakarta Utara menjadi Hakim Tinggi PT Maluku Utara
37. Raden Ari Muladi dari Hakim PN Jakarta Selatan menjadi Hakim Tinggi PT Jayapura
38. Tri Yuliani dari Hakim PN Jakarta Timur menjadi Hakim Tinggi PT Ambon
39. Esthar Oktavi dari Hakim PN Jakarta Barat menjadi Hakim Tinggi PT Papua Barat
40. Dinahayati Syofyan dari Hakim PN Jakarta Barat menjadi Hakim Tinggi PT Ambon
41. Eko Aryanto dari Hakim PN Jakarta Pusat menjadi Hakim Tinggi PT Papua Barat
