Muzani: Andre Rosiade Tak Koordinasi saat Gerebek PSK, Ide dari Mana?

kumparanNEWSverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ahmad Muzani (kanan) saat diwawancarai wartawan usai Rapat Konsolidasi Pemenagan Pilkada Serentak di Medan, Minggu (19/1) Foto: Rahmat Utomo/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ahmad Muzani (kanan) saat diwawancarai wartawan usai Rapat Konsolidasi Pemenagan Pilkada Serentak di Medan, Minggu (19/1) Foto: Rahmat Utomo/kumparan

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani menyebut kadernya Andre Rosiade tak berkoordinasi dengan partai saat mengungkap kasus prostitusi online di Kota Padang, Sumatera Barat. Muzani mengatakan, pihaknya akan memanggil Andre Rosiade untuk meminta penjelasan.

"Belum (koordinasi), itu yang mau saya tanya. Itu bagian yang saya tanya," kata Muzani di Gedung DPR, Senayan, Kamis (6/2).

Wakil Ketua MPR itu mengatakan, pihaknya ingin mengetahui alasan Andre melakukan penggrebekan tersebut. Menurutnya, mungkin saja anggota Komisi VI DPR itu memiliki tanggung jawab moral bagi daerah pemilihannya.

"Kami mau tanya itu, ide dari mana? Apa hasil mimpi, apa hasil apa, kan kita enggak tahu," kata Muzani.

Andre Rosiade menjawab pertanyaan wartawan saat menghadiri Rapimnas Partai Gerindra di kediaman Prabowo Subianto di Hambalangm Bogor. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

"Mungkin dia pengen menjaga moral yang tinggi kali ya, mungkin. Sehingga barangkali ada tanggungjawab yang merasa tinggi, jadi dia merasa barangkali," sambungnya.

Muzani mengaku menerima sejumlah kritik atas tindakan yang dilakukan Andre Rosiade. Namun, pihaknya ingin mendengar secara langsung penjelasan Andre, agar tak menimbulkan kesalahpahaman.

"Saya kira semua apa yang dilontarkan (seperti) kritik, kami membaca, mendengarnya dengan baik. Maka itu, kami perlu mendengar dari yang bersangkutan, supaya kami tidak salah sangka tidak salah judge pada persoalan itu," kata dia.

"Kami hanya mendapat cerita sepotong dari kanan, kiri belum menggambarkan keutuhan suasana dan situasi yang benar, kira-kira seperti itu. Kami merasa perlu memanggil yang bersangkutan, mendengar penjelasannya keterangannya, apa yang sebenarnya terjadi terutama peristiwa itu," pungkasnya.

Andre Rosiade melalui akun twitternya @andre_rosiade sebelumnya membagikan video dia mengungkap prostitusi online di Padang. Belakangan, aksi tersebut diprotes sejumlah pihak dengan alasan ada unsur penjebakan yang dilakukan Andre.

“Saya bersama aparat kepolisian, membongkar kegiatan praktik prostitusi online di salah satu hotel di Kota Padang. Ini ke depan harus menjadi pelajaran dan bahan evaluasi bagi kita. Ini bukan PR polisi saja, namun PR kita semua. Baik pemerintah kota dan provinsi, juga seluruh elemen masyarakat di Padang khususnya dan Sumatera Barat pada umumnya,” tulisnya dalam postingan twitter yang diunggah berita video penggerebekan, Senin (27/01).

Andre pun tak lupa mengingatkan agar publik bisa bekerja sama memberantas penyakit masyarakat. “Mari kita saling bekerjasama memberantas penyakit masyarakat seperti prostitusi dan kegiatan yang meresahkan lainnya di Sumatera Barat,” katanya.