Nasi Gratis Jogja, Penyedia Makanan Bagi Mereka yang Isoman dan Membutuhkan

5 Juli 2021 12:25
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi memasak nasi Foto: dok.shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi memasak nasi Foto: dok.shutterstock
ADVERTISEMENT
Indonesia tidak kekurangan orang baik, setidaknya itu yang tergambarkan dari gerakan Nasi Gratis Jogja yang diinisiasi oleh Fajar Kurniawan dan Ilham Prihatin.
ADVERTISEMENT
Gerakan ini menyediakan etalase kaca yang diisi dengan nasi bungkus dari sedekah uang oleh para donatur, atau siapa saja bisa langsung menaruh nasi bungkus di gerobak etalase untuk tersebut.
Setiap orang yang membutuhkan bisa mengambil nasi tersebut secara gratis.
Nasi Gratis Jogja tidak hanya bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan makanan, tapi juga bagi pedagang nasi di sekitar. Makanan yang disiapkan dibeli dari pedagang kecil di sekitar gerobak etalase secara bergantian.
"Kami tidak mau program sedekah ini justru merugikan orang lain ataupun menurunkan omzet penjualan pedagang sekitar" kata Fajar Kurniawan saat berbincang dengan kumparan.
Gerakan yang dimulai sejak 1 Desember 2019 ini memberikan banyak manfaat bagi orang sekitar. Apalagi semenjak pandemi COVID-19 melanda, pengambil manfaat naik secara signifikan. Sayangnya selama pandemi donatur tidak sebanding dengan kenaikan penerima manfaat.
ADVERTISEMENT
"Semenjak pandemi ini, pengambil manfaat memang bertambah cukup signifikan dan donatur yang mengisi berkurang, dikarenakan kondisi perekonomian yang cukup sulit di masa pandemi." tambah Fajar.
Hingga kini lokasi gerobak Nasi Gratis Jogja tersebar 11 titik di Yogyakarta, juga di Solo dan Magelang masing-masing 1 gerobak.
Setiap gerobaknya diisi sekitar 20 hingga 50 nasi bungkus makanan per harinya.
Selain menyediakan makanan gratis di gerobak etalase, gerakan ini juga kadang menyalurkan makanan dengan cara berkeliling kota.
Bagi mereka yang sedang isolasi mandiri di rumah, Nasi Gratis Jogja juga punya program mengantarkan makan siang langsung di depan rumah.
"Diantar oleh para relawan langsung ke rumah warga isoman. Namun memang masih terbatas, tapi semoga sedikit meringankan." kata Fajar.
ADVERTISEMENT
Laporan: Andika Ramadhan
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·