Nasib Akhir Motor dan Mobil di 'Kuburan' Kendaraan Tanjung Barat

Deretan kendaraan mangkrak menumpuk penuh sesak di bawah kolong jembatan layang Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Sudah sejak lama lahan luas di bawah fly over itu disulap jadi 'kuburan' kendaraan bekas kecelakaan.
Letaknya persis berada di sisi barat perlintasan palang pintu kereta api Tanjung Barat, yang kini sudah ditutup. Menurut petugas keamanan yang berjaga di sana, lokasi penampungan kendaraan itu statusnya masih menumpang Dinas Pertamanan DKI.
Pasalnya, Polres Jakarta Selatan sudah tak lagi punya lahan untuk menampung kendaraan-kendaraan tersebut.
"Ya bagaimana lagi, Polresnya sudah enggak muat. Lagipula kendaraannya, motor-motornya sudah remuk," ujar petugas yang enggan disebut namanya itu saat ditemui di lokasi, Sabtu (23/9).
Ia mengatakan sejumlah kendaraan yang terparkir di sana ada yang beberapa diambil pemiliknya, namun ada pula yang sengaja dibiarkan terbengkalai begitu saja karena sudah rusak.
Kendaraan roda dua jadi mayoritas di 'kuburan' itu. Ada juga mobil berukuran sedang hingga besar, namun hanya segelintir. Mulai dari motor bebek hingga bus besar.
Berdasarkan informasi dari warga sekitar, deretan kendaraan itu ternyata bukan hanya kendaraan bekas kecelakaan. Ada juga kendaraan yang merupakan hasil sitaan kepolisian Jakarta Selatan, karena pengemudinya melanggar lalu lintas alias hasil tilang.

Petugas yang diwawancarai kumparan (kumparan.com) itu enggan bercerita lebih banyak, soal bagaimana nasib akhir kendaraan-kendaraan itu.
Debu tebal menyelimuti, pecahan kaca juga terlihat berserakan di sekitarnya. Yang bentuknya sudah remuk tak beraturan, ditumpuk begitu saja entah kapan akan ditindaklanjuti.
