Nasib Pencalonan Bobby Nasution di Pilwalkot Medan di Tangan Megawati

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bobby Nasution (kanan) usai mengikuti fit and proper test penjaringan bakal Calon Walikota Medan, di DPD Golkar Sumut, Senin (20/1). Foto: Rahmat Utomo/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Bobby Nasution (kanan) usai mengikuti fit and proper test penjaringan bakal Calon Walikota Medan, di DPD Golkar Sumut, Senin (20/1). Foto: Rahmat Utomo/kumparan

PDIP belum menentukan siapa calon yang akan mereka usung pada Pilwalkot Medan, 2020 mendatang. Sekjen Hasto Kristiyanto mengatakan putusan ada pada Ketum Megawati Soekarno Putri.

"Kami akan putuskan dalam waktu dekat. Itu adalah kewenangan dari Ibu Ketua Umum. Tugas kami menyiapkan peta politik. Tetapi demokrasi yang dibangun PDI Perjuangan, keputusan diambil DPP, maka seluruh kader partai, anggota, wajib untuk menaati itu. Itu demokrasi yang dipimpin oleh ideologi," ujar Hasto dalam keterangan pers kepada kumparan, Sabtu (8/2).

Hasto mengatakan, ada beberapa nama dari internal PDIP yang mencuat. Yakni Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, serta menantu Jokowi, Bobby Nasution.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menghadiri penutupan Rakernas I PDIP di Jakarta, Minggu (12/1/2020). Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

"Tentu saja partai bersikap obyektif. Partai mendengarkan suara rakyat," ujar Hasto.

Hasto menekankan, PDIP akan mencari pemimpin yang betul-betul memberikan komitmennya untuk kemajuan Medan. Sebab, masyarakat Sumut disebut Hasto merupakan masyarakat yang berpikiran terbuka.

Di samping itu, calon yang diusung diharapkan mampu mendorong Medan bersaing dengan kota-kota lainnya di Indonesia.

"Selain itu, nanti setiap calon akan kami didik serta disiapkan melalui sekolah partai," tandasnya.